Ketua DPRD Kutim Tanggapi Usulan Pengadaan Jaringan Gas, Jimmi:  Tunggu Kuota Lebih dari Bontang

- Redaksi

Jumat, 1 November 2024 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kutim, Jimmi (dok: kaltimterkini)

Ketua DPRD Kutim, Jimmi (dok: kaltimterkini)

Loading

KUTAI TIMUR — Usulan pengadaan jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat tanggapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Jimmi.

Jimmi menerangkan, usulan tersebut masih terbilang asing dibicarakan dan tidak realistis untuk dilaksanakan di Kutim.

Pasalnya kondisi infrastruktur Kutim, tidak sama seperti daerah tetangga, Bontang, yang sudah stabil untuk realisasi pemasangan jargas.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Hadiri RDP di Komisi II DPR RI, Sampaikan Kesiapan Jelang Pilkada

“Kalau kuotanya ada lebih dari Bontang ya kenapa nggak kita pakai itu. Karena kita nggak punya jaringan,” terangnya saat ditemui wartawan, Jumat (1/11/2024).

“Di sana itu, tidak ada lagi perbaikan yang bongkar-bongkar drainase, bongkar jalan. Jadi tentu stabil untuk memasang jaringan gas, nah kalau kita ini kan masih banyak yang belum sempurna,” tambahnya.

Baca Juga :   Ubaldus Badu Dorong Pengaturan Perda Ketertiban Umum untuk Pemenuhan Hak Masyarakat

Politisi PKS itu juga memungkinkan, karena kondisi infrastruktur ini, membuat investor enggan untuk masuk dan memasang stasiun besar jaringan gas.

Jimmi menegaskan, tidak ingin memaksakan jargas melihat keterbatasan infrastruktur, “Jangan sampai malah menambah beban jika jargas dipaksakan masuk,” ujarnya.

Dia menambahkan, pengadaan jargas belum terdapat dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rancangan Peraturan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kutim.

Baca Juga :   Faizal Rachman Soroti SilPA Dinas PU Kutim

“Ya mungkin usulan bagus juga untuk mempersiapkan dan dibahas di RPJPD di November tahun ini. Dan jargas ini bisa diadakan sebenarnya pada wilayah perumahan KPC dan Munthe, sebagai percontohan mengingat infrastruktur di wilayah itu sudah cukup memadai” tandasnya. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru