SPM Kutim Peringkat 6 se-Kaltim, Pemkab Bakal Terus Memberikan Pelayanan Terbaik

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 01:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR — Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Poniso Suryo Renggono menyampaikan Pemkab Kutim terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kutim saat unu berada di peringkat keenam dalam capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kalimantan Timur (Kaltim).

Pun demikian, pemerintah tidak berpuas diri dan berkomitmen memperbaiki peringkat tersebut. Dia menegaskan bahwa Pemkab sangat terbuka atas segala bentuk masukan warga.

Baca Juga :   Poniso Sebut Program Prioritas Harus Selaras dengan RPJMD

Karena dengan masukan itu, pemerintah juga bisa melakukan evaluasi ketat terhadap kinerja mereka.

“Kritik dan saran dari masyarakat sangat berharga bagi kami. Ini adalah bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerah,” ucapnya setelah membuka Pentas Seni, Budaya, Kuliner, dan Adat Nusantara digelar di Folder Ilham Maulana, Sabtu (02/11/2024)

Misalnya, tambah Poniso, apabila warga kurang puas dengan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) atau pelayanan SIM, mereka bisa menyampaikan langsung keluhannya.

Baca Juga :   Dinas Pemadam Kebakaran Kutim Perluas Layanan Tangani Ancaman Hewan Berbahaya

“Kami memiliki berbagai saluran pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Tujuannya agar kami dapat segera menindaklanjuti dan memperbaiki pelayanan yang kurang optimal,” tegasnya.

Sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemkab Kutim berencana gelontorkan anggaran tambahan untuk sektor-sektor yang membutuhkan peningkatan.

“Kami menyadari bahwa anggaran yang cukup merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya.

Baca Juga :   DPU Kutim Gelar Bimtek Pengawasan Pekerjaan Konstruksi

Dana tambahan ini akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas pelayanan publik, meningkatkan kompetensi petugas.

“Serta mengembangkan program-program inovatif yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelasnya

“Dengan langkah-langkah konkrit ini, kami optimistis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru