11 Desa di Kutai Timur Sedang Menunggu Pemekaran, Pemkab Harap Membawa Manfaat Besar

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR — Sebagai bentuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan desa, dan daya saing desa perlu diperhatikan.

Selain itu, ternyata pemekaran desa juga dinilai mampu membawa manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Demikian pernyataan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno kepada awak media belum lama ini.

Baca Juga :   Sekian Lama Tapal Batas Kutim-Berau Tak Kunjung Usai, Begini Tanggapan Pemkab

Trisno menyampaikan ada 11 desa persiapan di Kutai Timur yang telah mencapai tahap akhir di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Katanya, proses pembentukan 11 desa ini dimulai sejak 2019. Saat ini tinggal menunggu pencabutan moratorium agar bisa menjadi desa definitif.

“Desa persiapan ini sudah 80 persen Clean and Clear. Artinya sudah memiliki dasar hukum yang kuat berupa Peraturan Daerah (Perda),” ucapnya.

Baca Juga :   Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

“Proses pemberian kode desa juga sedang berlangsung di Kemendagri,” sambungnya.

Trisno lebih jauh menyampaikan penerbitan kode tersebut menemui kendala moratorium yang diberlakukan Kemendagri hingga usainya Pilkada.

Pun demikian, Pemkab Kutai Timur optimis proses tersebut segera dilanjutkan setelah kontestasi politik ini selesai.

Dia membeberkan informasinya Kemendagri di bulan ini bakal meninjau 11 wilayah di Kutai Timur.

Baca Juga :   Kuota Internet Sekolah Berubah Tahun 2025, Ronny Bonar Minta Penggunaan Diprioritaskan untuk Kegiatan Utama

“Rencananya bulan ini, Tim Kemendagri akan melakukan pengecekan lapangan untuk 11 desa tersebut,” ungkapnya.

“Prediksi saya, jika semua berjalan lancar, insya Allah Februari nanti bisa menjadi desa definitif,” sambungnya. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru