Program Pembangunan Desa 3435 non 3T Sudah Hampir Rampung

- Redaksi

Jumat, 25 November 2022 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Program Pembangunan Desa 3435 non 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) saat ini sedang berjalan, yang mana dalam program ini Kementrian Kominfo memberikan penugasan kepada para provider untuk membangun daerah-daerah yang masih kesulitan layanan jangkauan telekomunikasi.

“Untuk program tersebut Kutim mendapatkan di 56 lokasi yang akan dilakukan pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) 4G dan peningkatan jaringan yang tersebar di 15 kecamatan,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kutai Timur (Kutim).

Baca Juga :   Disnakertrans Kutim Berikan Pembinaan Kepada Warga Transmigran

56 Tower tersebut terdiri dari 30 tower dibangun Indosat, 18 tower oleh Telkomsel dan 8 tower akan dibangun PT XL untuk mengatasi blank spot. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan, progresnya saat ini sudah berproses dan sesuai target yang ditetapkan Kementrian Kominfo semuanya harus selesai di tahun 2022 ini.

“Seperti yang disampaikan oleh Dirjen Telekomunikasi Kementerian Kominfo saat itu, apabila provider tidak bisa menyelesaikannya maka akan ada sanksi yang diberikan,” terangnya.

Baca Juga :   Pilkades Kutim Akan Digelar 5 Desember

Ery juga mengungkapkan akan ada tambahan pembangunan BTS dari program BAKTI dan program ini di luar dari program 3435 non 3 T.

“Secara karakteristik wilayah sebenarnya Kutim memenuhi kriteria 3 T, karena daerah terluar kita seperti Sandaran, Busang masih ada yang blank spot. Mudah-mudahan ada tambahan dari program BAKTI, karena masih menunggu penetapannya dari Kementerian Kominfo,” jelasnya.

Baca Juga :   Didi; Terkait Penertiban Satpol PP Selalu Berkordinasi Dengan OPD Lainnya

Kominfo Kutim sudah mengusulkan relokasi pembangunan agar 37 titik blankspot di Kutim bisa tercover melalui program 3435 non 3 T tadi.

“Pada intinya pihak provider siap merelokasi sepanjang mendapatkan tugas dari Kementerian Kominfo,” tandasnya. (Adv/Nur)

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!