![]()
Kutai Timur – Program layanan internet gratis untuk sekolah di Kutai Timur menjadi salah satu dari 50 program pilihan Bupati. Kabid Infrastruktur Diskominfo Kutim Sulisman menegaskan bahwa seluruh sekolah, baik di kota maupun pelosok, mendapatkan layanan yang sama tanpa pengecualian.
“Tidak ada satu pun sekolah yang dibedakan. Semua mendapatkan layanan internet gratis, baik sekolah yang ada di Kota maupun di Pelosok Kutai Timur, jadi ada di Kota dan ada juga di Pelosok semuanya dapat, ” kata Sulisman.
Sulisman juga menyebutkan bahwa penyediaan perangkat Starlink merupakan salah satu bagian penting dari program internet gratis yang ditujukan untuk mendukung proses belajar mengajar siswa. Sulisman menyebutkan pada tahun 2024, terdapat 191 unit Starlink yang telah dipasang di sekolah dan kantor wilayah, kemudian pada tahun 2025, pemerintah kembali menambah 36 unit.
“totalnya untuk tahun 2024 kita ada 191 uni tambah tahun 2025 ada 36 unit, Itu untuk sekolah di kota dan korwil. Berbeda dengan yang dipasang di desa,” jelasnya.
Kabid Infrastruktur Diskominfo juga mengatakan jika tidak hanya sekolah, melainkan fasilitas umum seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu, dan perpustakaan juga mendapatkan dukungan internet dari pemerintah daerah.
Sulisman menegaskan bahwa tambahan 36 unit Starlink yang disosialisasikan tahun ini khusus diperuntukkan bagi sekolah.
Sulisman juga berharap melalui program internet ini dapat mendukung proses belajar yang sekarang lebih berbasis digital, terutama karena banyak sekolah kini menggunakan Smart TV dan platform Google dalam kegiatan pembelajaran.
Dengan pemerataan layanan hingga pelosok, pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan seluruh peserta didik mendapatkan akses setara terhadap teknologi dan informasi.
(ADV)
















