Ramai Isu Pokir Hilang, Ketua DPRD Kutim Angkat Bicara

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024 - 01:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Belakangan ini mencuat isu aspirasi masyarakat yang tertuang dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD periode 2019-2024 hilang.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi, menepis hal itu dengan tegas.

Menurutnya, Pokit tersebut tidak hilang, namun belum dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah. Persoalannya karena, keterbatasan kemampuan pemerintah daerah untuk merealisasikan usulan-usulan masyarakat tersebut.

Baca Juga :   DPRD Kutim Gelar Rapat Banmus, Jimmi Beberkan akan Ada Raperda Baru

“Tidak hilang, kemampuannya aja yang belum sampai,” tegas Jimmi saat dikonfirmasi Selasa (5/11/2024).

Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan masalah ini merupakan pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan.

“Terutama di bidang infrastruktur seperti yang berada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perkim,” tambahnya.

Menurut Jimmi, infrastruktur menjadi salah satu bidang yang paling banyak diusulkan masyarakat dalam Pokir.

Baca Juga :   Antrian Panjang BBM Langka di Kutim, Ketua DPRD Angkat Bicara

Karena itu, ia berniat memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memahami kendala apa yang menghambat pelaksanaan usulan tersebut.

“Kita ingin mendengar jawab dari pertanyaan besar adalah alasan mengapa usulan-usulan tersebut belum juga direalisasikan hingga saat ini,” ujarnya.

Menurut Jimmi, langkah tersebut dapat menjadi pelajaran bersama untuk lebih mengawasi kinerja pemerintah, terutama dalam mewujudkan aspirasi masyarakat.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Sampaikan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna ke-XIX

“Itu opsi yang baik dan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Aspirasi masyarakat harus dihimpun dan dipenuhi oleh pemerintah,” tandasnya. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru