Yusri Yusuf Nilai Kutim Punya Potensi Besar Pemasok Pangan IKN

- Redaksi

Senin, 4 November 2024 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Legislator Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dari Partai Demokrat, Yusri Yusuf, mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas di sektor pertanian.

Yusri mendasarkan hal ini pada kondisi bahwa Kutim merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Paling tidak kita menjadi pemasok dan penopang kebutuhan sandang pangan di IKN. Dengan begitu, masyarakat Kutim juga bisa merasakan keuntungan secara ekonomi,” ucap Yusri, Saat ditemui Senin (4/11/2024).

Baca Juga :   Penyempitan Lahan Produksi Padi di Kaltim Capai 9.000 Hektar 3 Tahun Belakangan, Kutim Berkurang Lebih 200 Hektar

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim ini, berpendapat agar pemerintah daerah untuk lebih fokus memberikan dukungan nyata kepada masyarakat di bidang pertanian.

“Dengan program yang tepat, sektor pertanian di Kutim dapat dimaksimalkan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar regional maupun nasiona,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini, Kutim sebagai penyangga merupakan posisi yang diuntungkan.

Baca Juga :   Perda Baru untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Resmi Disahkan di Kutai Timur

“Olehnya bantuan dari pemerintah sangat diharapkan oleh masyarakat. Itu akan membantu meningkatkan hasil serta kualitas panen mereka,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya pengembangan hilirisasi produk pertanian sebagai solusi jangka panjang.

Dengan diversifikasi hasil panen menjadi produk olahan, kata Yusri, akan membantu petani menghadapi fluktuasi pasar dan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Baca Juga :   Yosep Udau Beberkan Masayarakat Dapil III Banyak Bergantung Sektor Pertanian juga Tantangan Status Tanah

“Hasil panen masyarakat bisa diolah lebih lanjut. Jika produk mereka kurang laku di pasar, mereka bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih bernilai, sehingga tetap menguntungkan,” pungkasnya. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru