Dana RT Tidak Kurangi APBD, Justru Memperkuat Alokasi Desa di Kutim

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa program dana RT tidak mengurangi alokasi APBD desa. Justru, keberadaan dana RT mampu menambah kapasitas pengelolaan anggaran di tingkat desa.

“APBD desa terdiri dari beberapa sumber, antara lain Alokasi Dana Desa (ADD) dari pusat, dana perimbangan keuangan, dana bagi hasil, serta pendapatan asli daerah (PAD). Dengan adanya program RT, total dana yang dikelola dapat meningkat, tergantung jumlah RT yang terlibat,” ujar Basuni. Ia mencontohkan, jika satu desa memiliki 10 RT dan masing-masing mendapat Rp250 juta, maka total tambahan anggaran yang dikelola bisa mencapai Rp2,5 miliar.

Basuni menambahkan, mekanisme belanja modal dari dana RT masuk ke dalam kategori aset desa. “Belanja modal ini tercatat sebagai aset desa. Hal ini penting agar aset yang dibeli tidak dijual sembarangan dan tetap diawasi desa. Jika aset desa hendak diberikan kepada kelompok masyarakat melalui hibah, maka pengadaan tetap mengacu pada prinsip TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan menggunakan produk dalam negeri,” jelasnya.

Menurut Basuni, sosialisasi terkait pengelolaan dana RT terus dilakukan, termasuk ke wilayah desa dan kecamatan yang belum mendapat informasi lengkap. “Kami sudah melakukan sosialisasi di beberapa wilayah dan akan kembali ke hulu desa yang belum terjangkau minggu depan. Hal ini untuk memastikan semua pihak memahami teknis pengelolaan aset dan anggaran, sehingga program berjalan transparan dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Dengan sistem pengelolaan dan pengawasan yang jelas, program dana RT di Kutai Timur diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tanpa mengurangi alokasi anggaran utama, serta memaksimalkan penggunaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru