Dinas PU Kutim Ajukan 30 Paket Usulan Infrastruktur untuk Skema Multi Years 2026

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur Joni Abdi Setia, mengatakan jika Dinas PU telah mengajukan sekitar 30 paket proyek infrastruktur untuk masuk dalam skema multi years (MYC) tahun anggaran 2026. Usulan tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka panjang yang dianggap penting demi memastikan keberlanjutan Pembangunan di Kutai Timur.

Baca Juga :   Wujudkan Visi dan Misi Bupati Kutim, Disdikbud Dorong Standarisasi Akreditasi Sekolah

Joni mengatakan bahwa pekerjaan infrastruktur tidak dapat dihentikan begitu saja karena sifatnya yang berkelanjutan. Pembangunan jalan, jembatan, sarana prasarana air bersih, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga infrastruktur irigasi merupakan sektor yang selalu membutuhkan perhatian pemerintah setiap waktu.

“Infrastruktur adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu meski ada efisiensi anggaran, proyek tetap dilaksanakan, “ ungkap Plt Kadis Pu Kutim.

Baca Juga :   Dispar Kutim Menggelar Pelatihan Hair Salon Bisnis 2023

Menurut Joni, Saat ini, pembahasan skema multi years masih dilakukan antara pemerintah daerah dan pihak legislatif. Rincian paket proyek akan diumumkan setelah penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) 2026. Tidak menutup kemungkinan beberapa paket akan mengalami perubahan atau penyesuaian.

Joni juga mengatakan jika usulan yang diajukan meliputi pembangunan dan peningkatan akses jalan di beberapa kecamatan, perbaikan fasilitas air bersih, serta infrastruktur pendukung permukiman. Namun pihaknya belum dapat merinci seluruh lokasi karena daftar final menunggu persetujuan Badan Anggaran DPRD.

Baca Juga :   Kadisdik Kutim Minta Guru Menyusun Program Kegiatan Dan Berpesan Jangan Terlalu Membebani Orang Tua Siswa

Proses tersebut merupakan tahapan standar dalam penyusunan program besar daerah, sekaligus memastikan bahwa setiap proyek yang masuk adalah proyek strategis yang dibutuhkan masyarakat Kutai Timur.(ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru