Menu

Mode Gelap
Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK Berangkatkan 83 Calhaj, Ardiansyah Doakan Jadi Haji Yang Mabrur

Advertorial · 24 Nov 2021 02:55 WITA

Wabup Pastikan Soal Ujian Tak Mungkin Bocor


 Wabup Pastikan Soal Ujian Tak Mungkin Bocor Perbesar

SANGATTA –  Wabup Pastikan Soal Ujian Tak Mungkin Bocor. Pemerintah Kab Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kutim melaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi peserta seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemkab Kutim tahun 2021.

SKB tersebut, diikuti sebanyak 113 orang yang telah dinyatakan lulus pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebelumnya. pada Rabu (24/11/2021).

Wakil Bupati Kasmidi Bulang, ditemui awak media usai membuka SKB itu memastikan bahwa pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Kutim, aman tidak ada kebocoran soal, seperti berita yang beredar didaerah-daerah lainnya.

“Berkaitan dengan berita hoax yang beredar, bahwa soal ujian ada jebol. Insya allah, kita (Pemkab Kutim) pastikan di Kutim aman. Ini murni tidak ada rekayasa, ruang ujian pun masih disegel nanti dari BKN (Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang membuka segel ruangan,” ucap Wabup didampingi Kepala BKPP Kutim, Misliansyah dan Koordinator pengawas dari BKN, Noor Afiat (Pengawas BKN regional Banjarmasin).

Kasmidi berharap kedepannya, CPNS Kutim bisa menjadi motivasi. Karena semangat baru, semangat anak-anak muda. Serta diharapkan dan tidak cengeng dimanapun ditempatkan.

“Karena mungkin nanti ditempatkan di pendalaman. Untuk itu, jangan cengeng. Kabupaten ini, satu kesatuan tidak terpisahkan. Kita berharap, melalui CPNS ini nantinya, pembangunan di Kutim bisa merata. Karena ada orang-orang hebat,” harap Wabup.

Sementara itu, Kepala BKPP Kutim Misliansyah menjelaskan, SKB dilaksanakan selama satu hari. Ada 113 peserta, yang akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua 50 peserta dan sesi ketiga 13 orang.

“Karena ada 113 peserta, ada 65 jabatan yang diperebutkan. Satu jabatan ada tiga orang, ada delapan jabatan yang tidak terisi karena formasi yang lama tidak ada yang mendaftar,” ungkap Misliansyah.

Dikatakan Misliansyah, kebanyakan dari tenaga medis. Dokter yang tidak terisi formasinya, karena tidak ada yang melamar.

“Dan kemarin kita berusaha sudah mencari untuk yang tenaga honor, hasilnya tidak ada yang bisa untuk mengisi formasi itu,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Koordinator pengawas perwakilan BKN Regional Delapan Banjarmasin, Noor Afiat, mengatakan ada empat orang BKN yang turun sebagai pengawas.

“Dipastikan aman, yang terjadi itu (kebocoran soal) hanya diluar regional, jadi tidak ada. Kami berharap kerjasama dengan tim yang ada di daerah (Kutim) itu berjalan dengan baik,” harap Noor Afiat.

Dia juga memastikan, Personal Computer (PC) yang digunakan saat SKB telah menerapkan sistem yang terbaru.(adv)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

380 Siswa SMKN 2 Dilepas Wabup Ikuti Orientasi dan Pembekalan di Mako Lanal Sangatta

19 Juli 2022 - 16:19 WITA

Seskab Rizali Hadi : Disiplin Menjadi Tolak Ukur Bagi seluruh ASN di Kutim

7 Juli 2022 - 23:21 WITA

Kutim Targetkan Penurunan Angka Stunting sesuai Arahan Nasional

7 Juli 2022 - 23:18 WITA

Kutim Masih Butuh Tenaga Honorer, Karena Terbatasnya Formasi ASN

7 Juli 2022 - 23:15 WITA

Pemkab Gelar Rakor Kepegawaian, Begini Pesan Bupati Kutim

6 Juli 2022 - 13:42 WITA

Ini Pesan Wabup kepada Duta Budaya Kutim 2022

6 Juli 2022 - 12:39 WITA

Trending di Advertorial