DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Akses Pendidikan di Loa Buah

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda, Fuad Fakhruddin, mengungkapkan keprihatinannya terkait kurangnya fasilitas pendidikan di Kelurahan Loa Buah, yang tidak sebanding dengan pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk di daerah tersebut.

Fuad menilai hal ini dapat menghambat akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

“Meskipun Loa Buah berkembang pesat, terutama dengan semakin banyaknya warga yang memilih tinggal di pinggiran kota, fasilitas pendidikan yang ada belum memadai,” kata Fuad beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Anggota DPRD Kaltim Lakukan Penyuluhan Perda Pencegahan Narkoba di Paser

Fuad menjelaskan saat ini di Loa Buah hanya terdapat SMP yang juga melayani SMK, sementara SMA sangat terbatas.

Banyak pelajar yang lulus SMP harus menempuh jarak jauh untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, dengan beberapa di antaranya harus pergi ke Loa Janan atau bahkan Kutai Kartanegara.

“Anak-anak yang ingin melanjutkan ke SMA terkadang kesulitan karena jarak yang jauh. Ini menjadi masalah serius yang perlu segera diatasi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Sapto Setyo Dorong Nomenklatur Resmi PJU dalam RKPD untuk Kelancaran Proyek di Kaltim

Selain itu, Fuad juga menyoroti ketidakseimbangan jumlah sekolah dengan jumlah anak usia sekolah di Loa Buah.

Menurutnya, banyak anak yang seharusnya bersekolah, tetapi tidak dapat menempuh pendidikan karena kurangnya fasilitas sekolah.

Sebagai anggota DPRD yang akan duduk di Komisi 4 yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Fuad berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan sektor pendidikan di Loa Buah.

Baca Juga :   Sapto Setyo Pramono: Trase Jalan Akan Lancarkan Akses ke Bandara APT Pranoto

Dia berharap pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini dengan membangun lebih banyak fasilitas pendidikan untuk memastikan akses yang lebih mudah bagi anak-anak di daerah tersebut.

“Ini menjadi salah satu fokus utama saya di Komisi 4. Saya akan berusaha maksimal untuk meningkatkan kondisi pendidikan di daerah ini,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru