Hadiri Harkesnas 2024, AHK Sampaikan Indonesia Negara Pejuang

- Redaksi

Selasa, 12 November 2024 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Pjs Bupati Kutai Timur, (Kutim) Agus Hari Kusuma, menyampaikam kondisi Indonesia yang menempati posisi sebagai salah satu negara yang mengalami peningkatan pendapatan pasca Covid-19.

Ia mengatakan, saat ini negara kembali masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah atas (upper middle-income country).

“Keberhasilan Indonesia masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas pasca-Covid-19 adalah bukti bahwa kita adalah bangsa pejuang,” kata AHK saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur di Gedung GSG Bukit Pelangi, Selasa (12/11/2024).

Baca Juga :   Pemkab Kutim Siapkan Ambulans Bergiliran untuk Puskesmas, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan

Selain peningatakan ekonomi, AHK juga menyinggung soal bonus demografi yang dalam waktu dekat akan dihadapi Indonesia.

“kita tidak boleh terlena dan harus terus menantang diri untuk menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Ia menyampaikan pentingnya, semua pihak bekerja sama untuk meraih kesempatan emas itu.

Ia mengungkapkan bahwa periode bonus demografi ini hanya terjadi sekali dalam sejarah sebuah negara, dan Indonesia harus memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :   Pjs Bupati Kutim Agus Hari Kesuma Harap Ada Pengembangan Sektor Baru Pasca Tambang

Dia menambahkan, ada peran penting terkait peran kesehatan dalam pencapaian tujuan besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita harus bisa mencapai target-target yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), salah satunya dengan memastikan kemiskinan berkurang, ketimpangan sosial diminimalisasi, serta kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan kesehatan penduduk yang baik ,” tambahnya.

Baca Juga :   Perda Baru untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Resmi Disahkan di Kutai Timur

Dia berpandangan, untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, Indonesia harus memastikan pertumbuhan ekonomi yang stabil, dengan target 6-7% per tahun, serta peningkatan kualitas hidup melalui berbagai sektor.

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru