Hadiri HUT PWI Kutim ke-7, AHK Dorong Wartawan Tidak Takut Mengkritik Pemerintah

- Redaksi

Kamis, 24 Oktober 2024 - 18:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR –  Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim Agus Hari Kesuma (AHK), menghadiri HUT ke-7 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kutai Timur (Kutim), Kamis (24/10/2024) malam di Aula Hotel Mesfa Mulia.

Dalam sambutannya, AHK menyampaikan, profesi wartawan sebagai pekerjaan yang mulia, tetapi menuntut keberanian dan ketahanan mental.

“Kerja wartawan itu sangat mulia. Mereka harus berani dan tahan mental, karena ada banyak tantangan yang dihadapi. Jika tidak berani, itu urusan masing-masing,” kata AHK.

Baca Juga :   Jelang Pilkada 2024 Pemprov Giat Pantau Politik Daerah, Pemkab Kutim Komitmen Siap Sukseskan 

AHK mendorong wartawan untuk tidak takut mengkritik, termasuk pemerintah demi perbaikan. “Jangan ragu untuk mengkritik. Tidak ada orang besar yang tidak dikritik. Semua kritik itu penting untuk perbaikan,” jelasnya.

AHK mengatakan, para wartawan mesti memiliki jaminan kesehatan, karena menurutnya risiko yang dihadapi wartawan dalam menjalankan tugasnya, tidak jarang terjadi kekerasan dan tekanan dari berbagai pihak.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Gelar HGN, Usung Tema Guru Hebat Indonesia Hebat

“Pekerja wartawan perlu memiliki BPJS, karena mereka rentan terhadap kekerasan. Tekanan itu nyata, dan wartawan harus tahan menghadapi semua itu. Jika tidak bisa, sebaiknya pikirkan kembali profesi ini,” tegas AHK.

Terakhir, dia menantang para wartawan di Kutim untuk mengungkap fakta dan membangun opini publik yang kuat, karena itu ia mendorong pentingnya literasi tinggi bagi wartawan.

Baca Juga :   Kunjungi Dinkes Kutim, Pjs AHK Sampaikan Apresiasi Tiap Tahun Ada Penurunan Angka Stunting

“Hingga kini, belum ada wartawan yang mampu mengungkap kasus-kasus KPK secara mendalam. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan meningkatkan literasi dan kemampuan investigasi,” katanya.

Sebagai langkah peningkatan kompetensi wartawan, ia mendorong pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) secara rutin. Dia berharap HUT PWI Kutim menjadi momen refleksi dan memperkuat peran insan pers di Kutai Timur. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru