Wakil Ketua DPRD Kutim Soroti Banyak OPD Kekurangan Pegawai

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sayid Anjas, menyoroti banyak Organisasi Perangkat Daerah yang kekurangan pegawai.

Sayid Anjas menyebut, masalah ini berimbas pada kualitas layanan di masyarakat.

Padahal kata dia, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, namun masalah kekurangan pegawai menjadi kendala utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga :   Wacanakan Perda Ketertiban Umum, PDIP Kutim Ingatkan Soal HAM

Hal ini berdampak pada terhambatnya layanan yang seharusnya bisa maksimal, terutama di instansi-instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Beberapa OPD memang masih kekurangan pegawai teknis, sehingga mereka kadang hanya memiliki operator yang bekerja di bidang tersebut. Ini menjadi kendala bagi pelayanan yang seharusnya bisa lebih maksimal,” kata Sayid Anjas saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kantor DPRD Kutim, Jumat (08/11/2024).

Baca Juga :   Bupati Kutim membuka Pendidikan & Pelatihan Berbasis Vokasi UPT BLKI

salah satu dinas yang sangat terdampak adalah Dinas Koperasi dan UMKM, yang langsung melayani masyarakat, namun masih kekurangan kapasitas pegawai yang dibutuhkan.

Menurutnya, hal ini perlu segera dicarikan solusi agar pelayanan publik dapat berjalan lancar dan tidak menghambat kepentingan masyarakat.

“Seharusnya ini menjadi perhatian dari BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), karena kalau kita tanya kepada pegawai kenapa pelayanan lambat, jawabannya pasti karena kekurangan operator dan pegawai teknis lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :   Joni Serahkan Bantuan Alat Kesenian Pada Kelompok Kuda Lumping Bengalon

Masalah lain dari kurangnya pegawai ini, kata Anjas, pegawai yang ada diharuskan untuk bekerja dengan kapasitas yang terbatas, sehingga pelayanan menjadi kurang optimal. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru