Pemkab Kutim Upayakan Pendataan Ulang Jumlah Orang Yang Sangat Miskin Di Kutim

- Redaksi

Rabu, 10 November 2021 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Jumlah kasus harian COVID-19 Indonesia terus meningkat sepanjang 2020 hingga tahun 2021 dan diikuti oleh kebijakan pembatasan sosial. Perekonomian Indonesia belum sepenuhnya pulih sebagaimana kondisi sebelum pandemi. Termasuk yang dirasakan oleh masyarakat di Kab. Kutai Timur

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) penyusunan perencanaan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kutim) dipimpin Wakil Bupati Kasmidi Bulang, diruang Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pada Rabu (10/11/2021).

Dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Kepala Bappeda Suprihanto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumarjana, Kepala Badan Pusat Statistik Kutim Ahmad Junaedi dan undangan lainnya.

Baca Juga :   Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih

Ditemui usai Rakor tersebut, Wakil Bupati Kasmidi Bulang kepada awak media mengatakan, hasilnya ditindaklanjuti dengan rencana aksi. Dalam dua minggu kedepan sambil menunggu validasi data dari Dinsos, terkait data jumlah orang yang sangat miskin di Kutim (masuk dalam kategori desil 1).

“Nanti dari situ akan divalidasi ulang, sehingga nanti akan menjadi satu data saja yang dipakai oleh Pemerintah Kutim. Baik Dinsos maupun Dinas lainnya seperti
Disdukcapil, Disperindag, Dinas Kesehatan, atau organisasi lainnya atau diluar pemerintah, seperti BPS,” ungkap Kasmidi.

Baca Juga :   Disdik Kutim Gelar Sosialisasi Assessment Jenjang SMP

Sebagai diketahui belum lama ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Kutim mencapai 142 ribu atau 9,3 persen dari penduduk Kutim.

Mendengar laporan itu, Pemkab Kutim lantas membantah jika angka kemiskinan di Kutim tidak mencapai angka itu. Maka dari itu semua OPD terkait akan memvalidasi data miskin yang memang masuk dalam sangat miskin.

Baca Juga :   Hadiah Ratusan Juta Di Turnamen Volly PBVSI Kutim Cup II Open 2021

Sebab dalam laporan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Kutim dalam Rakor tersebut kemiskinan di Kutim mencapai kurang lebih 4000 kartu keluarga (KK).

“Maka dar itu perlu dilakukan validasi ulang. Kita ingin masyarakat yang memang sangat miskin miskin di Kutim bisa mendapatkan bantuan secara full dari pemerintah. Untuk nitu akan didata ulang, kita akan melakukan rapat kembali mengundang Camat, Kades hingga perusahaan. Sehingga, apabila ada warga di wilayah ring perusahaan itu ada yang miskin, wajib dibantu atau diberikan lapangan pekerjaan,” tutup Kasmidi. (adv)

Berita Terkait

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah
DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung
DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu
DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung
Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal
Absen Karena Sakit, DPRD Kutim Akan Panggil Ulang Kepala Dinas PUPR
DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024
Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!