Ketua Komisi B DPRD Kutim Soroti Besarnya Silpa Perjalanan Dinas Pemerintah Daerah

- Redaksi

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Hepnie Armansyah, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur, mengungkapkan keprihatinannya terhadap besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dari perjalanan dinas yang dilakukan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Armansyah menyatakan bahwa Silpa dari perjalanan dinas SKPD di Kabupaten Kutai Timur telah menjadi masalah yang berkelanjutan selama bertahun-tahun. Menurutnya, hal ini terjadi karena adanya kecenderungan over estimasi dalam perencanaan penganggaran.

Baca Juga :   Gelar Rapat Kerja Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi D DPRD Kutim Minta Semua Program Bisa Terealisasi

“Silpa dari perjalanan dinas setiap SKPD cukup besar, bahkan masalah ini telah terjadi bertahun-tahun. Ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan penganggaran dengan realisasi pengeluaran yang sebenarnya,” ungkap Armansyah dalam pernyataannya kepada media.

Armansyah menekankan perlunya evaluasi menyeluruh oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) terhadap mekanisme penganggaran perjalanan dinas. Evaluasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab silpa yang berlebihan serta menemukan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas di masa yang akan datang.

Baca Juga :   Faizal Rachman Ketidakhadiran Kepala OPD dalam Rapat Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

“Kami akan terus mengawal dan mendorong untuk dilakukan evaluasi yang mendalam oleh Bapeda, guna memastikan bahwa penggunaan anggaran perjalanan dinas dapat lebih terkendali dan tepat sasaran,” tambahnya.

Armansyah juga mengajak semua pihak terkait, terutama pemerintah daerah dan SKPD, untuk bersama-sama berkomitmen dalam memperbaiki sistem penganggaran dan pengelolaan keuangan daerah demi terciptanya tata kelola keuangan yang lebih baik dan transparan di Kabupaten Kutai Timur.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru