Anggota DPRD Fitriyani, Pemerintah Harus Peka Terhadap Kebutuhan Pendidikan di Kutai Timur

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 10:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Fitriyani, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Komisi A Kutai Timur (Kutim), menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan, dukungannya terhadap penambahan sekolah SMA di daerah tersebut, mengingat pertumbuhan jumlah anak-anak dan pendatang yang semakin meningkat. Dan ini harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah.

“Pada intinya, mudah-mudahan pemerintah juga peka melihat meskipun kebijakan itu diambil provinsi tapi kan kita yang mengetahui kan, lingkup di pemerintahan sini, banyak tidaknya,” ujarnya.

Baca Juga :   DPRD Kutim Peroleh Apresiasi Tinggi Pemkab Kutim atas Perda PPBKP

Jumlah penduduk yang terus bertambah, baik dari kalangan lokal maupun pendatang, menuntut adanya penambahan fasilitas pendidikan untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Pemerintah daerah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai situasi lokal.

“Kami sangat berharap kebijakan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan di daerah kami,” lanjut Fitriyani.

Fitriyani mengakui bahwa kebijakan pendidikan di tingkat provinsi juga mempengaruhi situasi lokal, kebijakan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di Kutai Timur. Sehingga menjadi perhatian pemerintah kepada pendidikan yang semakin meningkat, Pemerintah harus mengupayakan untuk kualitas pendidikan dan ketersediaan sekolah bagi siswa, agar bisa menampung anak-anak di sekolah di Kutai Timur.

Baca Juga :   Pemerintah Diminta Fokus pada Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Harapnya agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pendidikan di Kutai Timur. Perhatian dan respons yang tepat dari pemerintah sangat penting untuk memastikan bahwa semua anak di daerah tersebut memiliki akses ke pendidikan yang berkualitas.

 

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru