Rizali Hadi : TK2D menjadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

- Redaksi

Senin, 4 Juli 2022 - 18:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kaltimterkini.com, SANGATTA- Sekertaris Kabupaten Kutai Timur (Seskab Kutim) Rizali Hadi meminta agar para Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) atau honorer yang bekerja di Lingkup Pemkab Kutim, agar bisa lebih fokus bekerja dan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, serta tidak ikut terpancing dengan informasi yang beredar terkait kabar adanya penghapusan tenaga honorer, usai keluarnya surat edaran dari Kemetrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga :   Manfaatkan Platform Media Sosial untuk Perbesar Keuntungan Industri Kuliner

“TK2D ini kan pegawai kita, artinya menjadi tanggung jawab di pemerintah daerah, “ ujarnya di temui usai Coffe Morning di ruang Meranti, kantor Bupati, Senin(4/7/2022).

Hal itu di ungkapkan mantan Kadishub Kutim tersebut, mengingat adanya kekhawatiran di kalangan tenaga honorer di lingkup Pemkab Kutim, terkait masa depanya, apabila surat edaran tersebut di berlakukan pada 28 November 2023 mendatang.

Baca Juga :   Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

“kalau kita lihat surat edaran tersebut, bukan bearti mereka(tenaga honorer) langsung di hilangkan tanpa ada jaminan, kita di daerah juga memikirkan masa depan mereka(tenaga honorer), “tegasnya.

Rizali sangat memahami terkait kekhawatiran para tenaga honorer, terutama kepada mereka yang sudah mengantungkan hidupnya selama ini menjadi tenaga honorer di Lingkup Pemerintah, dan yang perlu di garis bawahi, sampai saat ini pemerintah daerah masih terus mendorong ke pemerintah pusat, agar para tenaga honorer tersebut bisa berubah statusnya menjadi ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(P3K).

Baca Juga :   Kemiskinan Mengalami Lonjakan Selama Pandemi Di Kutim

“Dan kalau itu tidak memungkinkan, kita(Pemkab Kutim) tetap mempertahankan TK2D itu, karena kita perlu, “ tegasnya. (Kt-Tj)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru