Perlunya Edukasi dan Infrastruktur untuk Atasi Kekerasan Terhadap Perempuan

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 22:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Berbagai upaya perlinudngan perempuan dan ana telah dilakukan melalui Perda Perlindungan Anak dan rumah singgah aduan untuk korban. Namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini secara efektif. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Hj. Fitriani selaku perwakilan 30 % suara perempuan di parlemen.

Baca Juga :   Arfan: Jembatan Ring Road Sangatta Wajib Dibangun

“Kita pingin anggaran itu ditingkatkan jangan sampai itu terbelakangi karena memang kemarin itu alasan anggaran-anggaran karena kita di 18 kecamatan,” ujar Fitriani.

Alokasi anggaran yang memadai untuk memastikan program-program ini berjalan dengan baik, keterbatasan anggaran menghambat pelaksanaan program dan penyebaran informasi yang penting, membantu dalam implementasi program perlindungan anak dan perempuan serta edukasi di tingkat masyarakat

Baca Juga :   Pentingnya Kajian Berkala untuk Meningkatkan Kesadaran Perempuan dan Remaja

“Perlu kolaborasi lintas sektor untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan di Kutai Timur,” kata Fitriyani

Meskipun sudah ada beberapa langkah seperti rumah singgah aduan untuk korban, upaya tersebut harus didukung dengan anggaran dan edukasi yang cukup, pendekatan menyeluruh akan lebih efektif dalam mengatasi masalah ini, edukasi dan infrastruktur merupakan kunci dalam menangani kekerasan terhadap perempuan

Baca Juga :   Banyak Warga Kutai Timur Tidak Taat Pajak PBB, Faizal Rachman: Ini Tantangan Besar bagi Peningkatan PAD

Semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk meningkatkan anggaran dan infrastruktur dalam program perlindungan perempuan dan anak. Harapannya bahwa kekerasan terhadap perempuan dapat diminimalisir dan perlindungan yang lebih baik dapat diberikan kepada mereka yang membutuhkan, agar penyaluran aduan lebih meningkat dari infrastrukturnya.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru