Menu

Mode Gelap
Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

Advertorial · 12 Nov 2021 15:24 WITA

Dinkes Kutim Buka Orientasi tata kelola Lembaga Masyarakat Kaltim Sehat (LKMS)


 Dinkes Kutim Buka Orientasi tata kelola Lembaga Masyarakat Kaltim Sehat (LKMS) Perbesar

KUTAI TIMUR – Angka Orang dengan HIV di Kutim meningkat Kewaspadaan ditingkatkan oleh Pemkab Kutim. Penyebaran penularan HID AIDS di Kutai Timur (Kutim) semakin meningkat tersebut terjadi dari tahun ke tahun. Sementara penyakit dan tidak menular makin hari juga semakin bertambah. Singkatnya, frekuensi kejadian masalah narkoba, HID/AIDS, penyakit menular dan tidak menular di Kutim semakin meluas.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Kutim Harmadji Partodarsono, pada kegiatan orientasi tata kelola Lembaga Masyarakat Kaltim Sehat (LKMS), yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Hariyati, diruang Hotel Victoria, Sangatta, Jum’at (12/11/2021).

Dikatakan, Harmadji, salah satu yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) adalah membentuk Lembaga Masyarakat Kaltim Sehat (LKMS) ditingkat desa/kampung dan kelurahan diwilayah Kaltim yang peduli yang dapat membantu pemerintah dengan melaksanakan sosialisasi dan pencegahan secara terpadu dan berjenjang.

“Dasar pemikiran mengapa LKMS berbasis desa dan kelurahan adalah bahwa yang paling cepat melihat masalah diwilayah itu adalah warga masyarakat wilayah itu juga,” ujarnya.

Bila mereka dihimpun serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan memadai untuk penanganan dini suatu masalah, sambungannya, maka itu sangat membantu pemerintah secara efisien dan tuntas. Intinya penyelesaian masalah cukup ditangani oleh warga setempat. Kecuali bila penyelesaian masalah diluar kapasitas mereka, barulah masalah dibawah ke rujukan di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Dalam rangka memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada relawan desa dan kelurahan itulah maka Bimtek LKMS diselenggarakan,” jelasnya.

Tujuan Bimtek tata kelola LKMS kata Harmadji, diharapkan peserta mempunyai pengetahuan dan keterampilan untuk penanganan masalah yang terkait dengan narkoba, HIV dan AIDS, penyakit menular, wabah epidemi dan pandemi. Kemudian, penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif.  

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim

30 November 2021 - 10:43 WITA

Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey

29 November 2021 - 23:28 WITA

Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih

29 November 2021 - 22:00 WITA

Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

29 November 2021 - 21:51 WITA

Tes SKB CPNS 2021 Resmi Dibuka

24 November 2021 - 15:17 WITA

Bangun Pariwisata di Kutim, Ardiansyah Berharap Ada Investor yang Tertarik

24 November 2021 - 14:44 WITA

Trending di Advertorial