Pemkab Kutim Tegaskan Penolakan Terhadap Usulan Perubahan Batas Wilayah Bontang

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 18:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Penolakan terhadap usulan perubahan batas wilayah yang diajukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terkait wilayah Kampung Sidrap telah resmi disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim. Keputusan ini diambil setelah melalui kajian mendalam oleh Pemkab Kutim yang menyatakan bahwa tidak ada urgensi untuk perubahan batas tersebut.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno, menjelaskan bahwa batas antara Bontang dan Kutim telah ditetapkan sejak tahun 2005 dan tidak ada masalah yang signifikan terkait hal ini. “Kami tidak melihat adanya permasalahan batas di sana,” ujar Trisno saat diwawancarai di kantor Bupati Kutim pada Rabu (6/11/2024).

Baca Juga :   DPPKB Kutim Siapkan SDM Berkualitas Mengolah Anggaran

Menurut Trisno, hasil kajian yang dilakukan oleh Pemkab Kutim menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah tersebut tidak mempermasalahkan batas wilayah yang ada. Masalah yang dihadapi masyarakat lebih berkaitan dengan isu sosial dan ekonomi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. “Kami lebih fokus pada perbaikan sosial ekonomi masyarakat, yang lebih mendesak untuk diperbaiki,” lanjutnya.

Baca Juga :   Anggota DPRD Kaltim Lakukan Penyuluhan Perda Pencegahan Narkoba di Paser

Setelah melalui pembahasan yang panjang, Pemkab Kutim dan DPRD Kutim sepakat untuk menolak usulan perubahan batas wilayah ini. Pemerintah daerah lebih memilih untuk mengoptimalkan pembangunan di daerah perbatasan agar dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, tanpa perlu merubah garis batas yang telah ditetapkan. Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah tersebut melalui program-program pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :   Joni PLT Kadis PU Kutim Usulkan Puluhan Proyek Pembangunan Jalan Masuk Prioritas Pembangunan Hingga 2028

Pemkab Kutim juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak hanya untuk menjaga stabilitas administratif, tetapi juga untuk memastikan bahwa pembangunan di daerah perbatasan berjalan dengan maksimal. (Adv)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru