Masyarakat Dapil 5 Kutim Antusias Kembangkan Sektor Perkebunan, Legislator Shabaruddin Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 82?

Loading

KUTAI TIMUR – Masyarakat daerah pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Shabaruddin sangat antusias mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit.

Daerah tersebut meliputi, Kecamatan Karangan, Sangkulirang, Sandaran, kaliorang dan Kaubun.

Shabaruddin, menyampaikan, antusiasme warga tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat ketika dirinya menggelar Reses, belum lama ini.

Baca Juga :   Raperda Perlindungan Perempuan Bentuk Pemenuhan dan Perlindungan Pemerintah

“Petani sangat berharap ada dukungan dari pemerintah untuk menyediakan bibit unggul yang dapat meningkatkan hasil panen dan produktivitas kebun sawit mereka,” kata Shabaruddin kepada wartawan, usai menghadiri Rapat Paripurna ke-20 yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 di Gedung DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Ia menilai, kebutuhan ini penting untuk segera ditindaklanjuti karena sawit menjadi salah satu sektor unggulan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga :   Jimmi Ingatkan Pemkab Kutim Untuk Hadirkan Pelayanan Publik Yang Lebih Baik

“Ini bukan saja soal ekonomi, namun tentu  bagaimana upaya kita mendukung perkembangan sektor perkebunan di Kutim sebagai salah satu pilar pembangunan daerah,” jelasnya.

“Dukungan pemerintah, baik dalam bentuk subsidi bibit maupun kemitraan dengan perusahaan penyedia bibit, dinilai dapat membantu petani mengatasi kendala ini,” tambahnya.

Dia berkomitmen untuk membawa aspirasi ini ke tingkat legislatif dan mendorong alokasi anggaran dalam RAPBD 2025 untuk program penyediaan bibit sawit.

Baca Juga :   Penyempitan Lahan Produksi Padi di Kaltim Capai 9.000 Hektar 3 Tahun Belakangan, Kutim Berkurang Lebih 200 Hektar

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar petani dapat memanfaatkan potensi kebun sawit secara optimal. (Adv/res)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA