Pentingnya Melestarikan Budaya Nusantara di Tengah Era Digital: Pesan dari HUT ke-25 Kutim

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pentas Seni, Budaya, Kuliner, dan Adat Nusantara yang diselenggarakan di Folder Ilham Maulana, Sangatta, berhasil menyuguhkan beragam pertunjukan budaya yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Acara ini berlangsung mulai 2 hingga 11 November 2024 dan bertujuan untuk mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia.

Baca Juga :   DPRD Kutim Peroleh Apresiasi Tinggi Pemkab Kutim atas Perda PPBKP

Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kutim, Poniso Suryo Renggono, mengungkapkan bahwa di era modernisasi dan digitalisasi, sangat penting bagi generasi muda untuk tetap mengenal dan mencintai budaya mereka sendiri. “Dengan mengenal budayanya sendiri, generasi muda akan memiliki jati diri yang kuat dan mampu berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya bangsa,” ujarnya. Menurut Poniso, meskipun perkembangan teknologi sangat pesat, nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi dan seni bangsa Indonesia harus tetap dilestarikan agar tidak hilang.

Baca Juga :   Pemcam Kongbeng dan Dishub Kutim Gelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Fadliansyah, menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menyajikan pertunjukan seni, tetapi juga berbagai kegiatan edukatif.
“Kami juga menyediakan Kids Zone agar anak-anak dapat belajar sambil bermain,” kata Fadliansyah. Kegiatan ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang budaya lokal.

Baca Juga :   Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Kerukunan Keluarga Luwu Raya Kutai Timur

Fadliansyah menambahkan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. “Mereka harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya agar tidak punah ditelan zaman,” tegasnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran tersebut sejak dini dan mendorong mereka untuk menjadi pelopor dalam pelestarian budaya Nusantara. (Adv)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru