Beri Perhatian Lebih Masalah Stunting di Kutim, Pjs Agus Hari Kesuma Kunjungi Beberapa Instansi Terkait

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KITAI TIMUR – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Agus Hari Kesuma (AHK), memberikan perhatian yang lebib pada masalah stunting di Kutim.

Hal ini, tergambarkan dari serangkaian kunjungan ke instansi terkait untuk memastikan kebijakan dan program penanganan masalah ini dapat berjalan dengan baik.

Pada Rabu (30/10/2024), AHK melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kutim didampingi oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan Sulastin, dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Bahrani, Plt Sekretaris Dinkes Fatimah, serta jajaran staf Dinas Kesehatan lainnya.

Baca Juga :   Komisi B DPRD Kutim Angkat Bicara Soal Penurunan Kawasan Pertanian

AHK menyampaikan, kunjungannya tersebut dalam rangka koordinasi terkait pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kutai Timur.

Dia meminta agar, kasus ini dilakukan pencegahannya dari akar atau sejak dini.

“Harusnya sejak dini bahkan dari awal kita sudah bisa melakukan pencegahan. Jangan sampai anak sudah kena stunting baru kita sibuk menangani,” pintanya.

Baca Juga :   KI Gelar Monev Kepatuhan Badan Publik dan Keterbukaan Informasi, AHK Dorong Keterbukaan Informasi Publik 

Menurutnya, Dinas Kesehatan merupakan pihak yang paling paham oleh karena itu, ia ingin mengetahu soal langkah apa saja yang akan diambil instansi tersebut.

“Stunting ini menjadi isu yang selalu dibahas, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga pusat. Saya ingatkan, terutama kepada Dinas Kesehatan, karena mereka yang paling memahami prosedur penanganannya,” tegas AHK.

Baca Juga :   Sekda Kutim Tegaskan agar OPD Patuhi Aturan Penggunaan Anggaran

Ia berharap, dengan upaya bersama yang melibatkan Dinas Kesehatan, masalah stunting dapat diminimalisir, dan anak-anak Kutim dapat tumbuh sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru