Kerusakan Jalan Akibat Muatan Overload, Sekretaris Komisi C DPRD Kutim Usulkan Jembatan Timbang Mobile

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024 - 23:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Kerusakan jalan di Kabupaten Kutai Timur disebabkan oleh kendaraan yang melintas dengan muatan overload. Sekretaris Komisi C DPRD Kutai Timur, Jimmy, menyatakan bahwa daerah ini perlu memiliki jembatan timbang atau jembatan timbang mobile untuk mengukur berat muatan kendaraan yang melintas.

“Kerusakan jalan terjadi akibat kendaraan melintas over load tonase muatan. Kutim perlu jembatan timbang atau jembatan timbang mobile untuk mengukur berat muatan kendaraan yang melintas,” ujar Jimmy.

Baca Juga :   DPRD Kutim Ingin Ciptakan Kebijakan Yang Merespons Cepat Permintaan Perumahan Dengan Kualitas Baik

Jimmy menjelaskan bahwa jembatan timbang mobile akan bekerja dengan berkeliling Kutai Timur untuk mengontrol berat muatan kendaraan. Dengan adanya jembatan timbang mobile, diharapkan dapat mengurangi kerusakan jalan yang disebabkan oleh kendaraan yang melebihi batas muatan yang diizinkan.

“Jembatan timbang mobile bekerja keliling Kutim yang akan mengontrol berat mobil,” tambahnya.

Menurut Jimmy, implementasi jembatan timbang mobile ini sangat penting untuk menjaga kualitas jalan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, hal ini juga akan membantu mengurangi biaya perbaikan jalan yang rusak akibat muatan berlebih.

Baca Juga :   Kutim Mahasiswa Desak Pembangunan Asrama Permanen, Jimmy: "Investasi Jangka Panjang yang Sangat Dibutuhkan"

“Dengan adanya kontrol yang ketat terhadap muatan kendaraan, kita dapat mencegah kerusakan jalan lebih lanjut dan menghemat anggaran perbaikan jalan,” pungkas Jimmy.

Jimmy berharap pemerintah daerah segera mempertimbangkan usulan ini dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah kerusakan jalan akibat kendaraan overload di Kutai Timur. Karena kalau dibiarkan terus menerus jalan akan semakin rusak. Pekerjaan jalan itu itu saja yang dikerjakan padahal masih banyak PR kita untuk membangun jalan yang lain.

Baca Juga :   Realisasi Belanja 2023 Capai 84,18%, Abdi Firdaus Ingatkan Soal SILPA

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru