Fraksi Demokrat Kutim Soroti Realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun 2023

- Redaksi

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur, M. Amin, menyampaikan pandangan umum Fraksi Demokrat terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2023. Dalam pandangannya, Amin menilai bahwa realisasi PAD sebesar Rp352,46 miliar atau 44,76% dari anggaran PAD sebesar Rp787,53 miliar masih kurang maksimal.

“Realisasi PAD tahun anggaran 2023 sebesar Rp352,46 miliar atau 44,76% dari anggaran PAD sebesar Rp787,53 miliar dirasa masih kurang maksimal, mengingat banyaknya kebutuhan mendasar dari masyarakat yang belum terpenuhi,” ujar M. Amin.

Amin juga menekankan pentingnya mengapresiasi realisasi pendapatan daerah tahun 2023, namun ia mengajak publik untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan PAD tersebut. “Apakah peningkatan PAD ini dominan disumbang oleh BUMD/Perusda Kabupaten Kutai Timur ataukah karena faktor lainnya?” tanya Amin.

Ia juga mempertanyakan kinerja BUMD/Perusda dalam kontribusinya terhadap PAD.

“Apakah seluruh BUMD/Perusda itu berkinerja baik (optimal) sehingga secara signifikan bisa ikut mendongkrak PAD agar tidak terjadi ketergantungan pada sektor tertentu?” lanjutnya.

Fraksi Demokrat berharap agar evaluasi lebih mendalam dilakukan terhadap kinerja BUMD/Perusda dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi PAD. Hal ini penting untuk memastikan bahwa potensi pendapatan daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor tertentu.

Dengan memenuhi kebutuhan masyarakat, diharapkan Kutai Timur dapat menjalankan program-program Bupati yang sudah ada, yaitu sejahterah untuk semua.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru