Produksi Sampah di Sangatta Terus Bertambah, Jimmy Dorong Kajian Pengelolaan Sampah Energi Terbarukan

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Produksi sampah rumah tangga di Kota Sangatta, Kutai Timur, terus mengalami peningkatan. Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmy, menyoroti perlunya kajian mendalam mengenai pengelolaan sampah yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.

“Kami melihat produksi sampah rumah tangga di Sangatta semakin bertambah setiap harinya. Untuk itu, perlu ada kajian pengelolaan sampah yang dapat diubah menjadi energi terbarukan dan bisa dimanfaatkan,” ujar Jimmy.

Baca Juga :   80 Persen Kebutuhan Telur di Kutim Impor dari Sulawesi dan Jawa, Begini Komentar Ketua Komisi A

Jimmy menekankan bahwa pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan sangat penting untuk mengatasi masalah sampah yang kian meningkat. Dengan memanfaatkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan, tidak hanya dapat mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan manfaat tambahan berupa sumber energi alternatif.

“Dengan kajian yang tepat, kita bisa menemukan solusi untuk mengubah sampah menjadi sumber energi yang berguna, sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.

Baca Juga :   Ketua II DPRD Kutim H. Arfan SE.MM Berikan Dana Aspirasinya Untuk Peningkatan SDM Di Kutai Timur

DPRD Kutim akan mendorong pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera melakukan kajian komprehensif mengenai pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menangani masalah sampah di Kota Sangatta, sekaligus mendukung program keberlanjutan lingkungan.

“Kami siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan di Sangatta,” tutup Jimmy.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru