Anggota DPRD Kutim Singgung Efektifitas Satpol PP, Yan: Hanya Ada di Sangatta, Gimana Mau Efektif?

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutim, Yan (dok: kaltimterkini)

Anggota DPRD Kutim, Yan (dok: kaltimterkini)

Loading

KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) soroti efektifitas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kutai Timur.

Anggota Komisi D DPRD Kutim, Yan menyampaikan bahwa kinerja Satpol PP di Kutim belum berada pada kondisi maksimal. Ia menyebut hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk anggaran dan jumlah sumber daya manusia (jumlah aparat).

Baca Juga :   Disdik Kutim Didesak Laksanakan PTMT 100 Persen

“Bicara efektifitas yah jauh daripada kurang, persoalannya mereka jumlahnya sedikit, ya ndak mungkin maksimal,” kata Yan kepada awak media, saat ditemui Rabu (6/11/2024).

Dia menyebut dibutuhkan upaya untuk merubah sistem dan memikirkan untuk menambah jumlah personel.

“Dari 18 kecamatan yang ada di Kutai Timur,  Satpol PP hanya ada di Kecamatan Sangatta, jadi bicara efektifitas tentu saja sangat kurang,” tegas Yan.

Baca Juga :   Legislator David Rante Sampaikan Aspirasi Warga Saat Reses di Dapil I Teluk Lingga

Yan menyampaikan, dalam waktu dekat DPRD Kutim akan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum). Di mana Satpol PP merupakan pihak yang akan menjalankannya.

“Ada pasal di dalam aturan tersebut yang mewajibkan penambahan SDM personel Satpol PP, dan ada juga pemerintah akan melaksanakan penambahan anggaran karena wewenangnya bertambah,” ucapnya.

Baca Juga :   Eddy Markus Palinggi Imbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

Dia berharap, jika Perda ini disahkan, mereka mulai berbenah untuk menambah personil dan melaksanakan kegiatan yang efektif untuk membangun ketentraman masyarakat.

“Ndak mungkin kita pesimis dengan berkata, ah biar kita buat Perda toh begitu-begitu aja. Sulit juga hidup ini kalau kita menyerah dengan kondisi. Jadi sedikit demi sedikit lah,” tandasnya. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru