TPST Prima Sangatta Eco Waste Belum Maksimal, Jimmy : Minimnya SDM Jadi Penyebab

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Prima Sangatta Eco Waste yang terletak di belakang Pasar Induk, Kota Sangatta, belum maksimal dalam pengelolaan sampah. Sekretaris Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmy, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kurang optimalnya pengelolaan sampah di TPST ini adalah minimnya sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga :   Basti Sangga Langi Kecam Perusahaan yang Larang Karyawan Ikuti Peringatan Hari Buruh

“Saat ini, TPST Prima Sangatta Eco Waste belum maksimal dalam pengelolaan sampah. Penyebab utamanya adalah minimnya SDM yang tersedia untuk menjalankan operasional dengan baik,” ujar Jimmy.

Jimmy menambahkan bahwa optimalisasi pengelolaan sampah di TPST tersebut sangat penting untuk menangani masalah sampah yang terus bertambah di Kota Sangatta. Tanpa dukungan SDM yang memadai, upaya pengelolaan sampah akan terus menemui kendala.

Baca Juga :   Wakili Fraksi PKS DPRD Kutim, Uci Sepakati Raperda RPJPD 2025/2045

“Untuk mencapai pengelolaan sampah yang efektif, kita perlu meningkatkan jumlah dan kualitas SDM yang bertugas di TPST. Ini mencakup pelatihan dan penambahan tenaga kerja yang kompeten,” tambahnya.

DPRD Kutim akan mendorong pemerintah daerah untuk segera menangani masalah ini dengan menambah SDM dan memberikan pelatihan yang diperlukan. Jimmy berharap dengan peningkatan kapasitas SDM, TPST Prima Sangatta Eco Waste dapat berfungsi lebih optimal dan membantu mengurangi volume sampah di Kota Sangatta.

Baca Juga :   Legislator Kutim Uci Soroti Minimnya Perempuan di Bidang Politik

“Kami akan terus mengawasi dan mendukung upaya peningkatan pengelolaan sampah di TPST ini demi kebersihan dan kelestarian lingkungan di Sangatta,” tutup Jimmy.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru