![]()
Sangatta – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Prima Sangatta Eco Waste yang terletak di belakang Pasar Induk, Kota Sangatta, belum maksimal dalam pengelolaan sampah. Sekretaris Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmy, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kurang optimalnya pengelolaan sampah di TPST ini adalah minimnya sumber daya manusia (SDM).
“Saat ini, TPST Prima Sangatta Eco Waste belum maksimal dalam pengelolaan sampah. Penyebab utamanya adalah minimnya SDM yang tersedia untuk menjalankan operasional dengan baik,” ujar Jimmy.
Jimmy menambahkan bahwa optimalisasi pengelolaan sampah di TPST tersebut sangat penting untuk menangani masalah sampah yang terus bertambah di Kota Sangatta. Tanpa dukungan SDM yang memadai, upaya pengelolaan sampah akan terus menemui kendala.
“Untuk mencapai pengelolaan sampah yang efektif, kita perlu meningkatkan jumlah dan kualitas SDM yang bertugas di TPST. Ini mencakup pelatihan dan penambahan tenaga kerja yang kompeten,” tambahnya.
DPRD Kutim akan mendorong pemerintah daerah untuk segera menangani masalah ini dengan menambah SDM dan memberikan pelatihan yang diperlukan. Jimmy berharap dengan peningkatan kapasitas SDM, TPST Prima Sangatta Eco Waste dapat berfungsi lebih optimal dan membantu mengurangi volume sampah di Kota Sangatta.
“Kami akan terus mengawasi dan mendukung upaya peningkatan pengelolaan sampah di TPST ini demi kebersihan dan kelestarian lingkungan di Sangatta,” tutup Jimmy.

















