Pentingnya Intervensi Pemerintah di Sektor Pertanian Faisal Rachman Dukung Dengan Bantu Subsidi

- Redaksi

Kamis, 1 Agustus 2024 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Faisal Rachman memberikan informasi kepada awak media terkait pemerintah akan menyediakan akses pasar yang lebih baik, mendukung penjualan hasil pertanian, dan memfasilitasi kemitraan dengan berbagai pihak.

Upaya tersebut dilakukan meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pemerintah daerah memberikan peluang pasar yang lebih luas bagi para petani lokal yang memiliki komunitas.

Baca Juga :   Fraksi Demokrat Sepakati Raperda RPJPD 2025-2045 Kutim

“Tentunya kita berikan kemudahan dalam menjual produk mereka, dan pasti kita bantu subsidi dalam proses produksi barang itu, misalnya pupuk sama bibit-bibit itu kita juga bantu” ungkapnya politisi senior dari fraksi partai PDI ini.

Dirinya mengatakan bahwa jika bibit dan pupuk pertanian harganya mahal, tentunya petani akan kesulitan. Maka hal itu yang mendorong pemerintah untuk kesejahteraan petani di Kutim.

Baca Juga :   Peringati Hari Guru, Ketua DPRD Kutim Jimmi Singgung Kualitas Tenaga Pengajar di Pelosok

“Memang seharusnya kita bantu, jika produksinya tidak kita bantu maka dampaknya nanti biaya produksinya bisa saja tinggi, mereka pasti tidak bisa bersaing di pasar. Karena modalnya kehabisan di biaya saja,” ujarnya

Faizal Rachman juga menekankan bahwa intervensi dari pemerintah sangat diperlukan. Ia menyatakan bahwa pemerintah harus terlibat aktif dalam mengatur dan mengawasi pasar agar harga barang tidak melambung tinggi.

Baca Juga :   Nota Penjelasan Raperda APBD TA 2025 jadi Pembahasan Paripurna ke-19 DPRD Masa Sidang Pertama

“Sebisa mungkin proses produksinya intervensi pemerintah harus ada. Sekarang kan sudah ada, pupuknya di bantu, bibit-bibit juga dibantu sama pemerintah,” jelas faisal

Harapannya dengan adanya peluang pasar khusus ini, petani akan sangat mudah memasarkan hasil produk pertanian mereka dan pembeli juga akan mudah menemukan apa yang mereka cari.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru