Kabag Administrasi Setkab Kutim Sampaikan Koordinasi Administrasi Akhir Tahun Miliki Tantangan Sendiri

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Kompleksitas masalah administrasi di penghujung tahun, kerap masalah yang tak terhindarkan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Setkab Kutim Insan Bowo Asmoro, menyampaikan kendala ini karena Pemkab Kutai Timur harus menghadapi dua prioritas besar di akhir tahun.

Bowo menyebut, antara menyelesaikan pelaksanaan anggaran APBD 2024 dan menyiapkan rancangan anggaran untuk tahun 2025.

Baca Juga :   Peralihan Kewenangan Izin Tambang ke Pusat, Tantangan Baru Bagi Kutai Timur

“Di satu sisi, kita harus menyelesaikan pelaksanaan APBD 2024, di sisi lain kita harus menyusun rancangan anggaran untuk 2025,” ujarnya, saat ditemui awak media, Rabu (13/11/2024).

Sementara itu, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah ketidakhadiran pejabat pada saat-saat kritis penandatanganan, yang disebabkan oleh padatnya jadwal kegiatan dan undangan dari kementerian untuk koordinasi program di tahun 2025.

Baca Juga :   Pemerintah Kutim Lakukan Pengawalan Serius untuk Program FCPF

Ia menuturkan ketidakhadiran para pejabat tersebut merupakan masalah teknis yang sulit dihindari.

“Pada saat waktunya itu ada penagihan, kebetulan pejabat yang bersangkutan lagi tidak ada di tempat karena banyak undangan dari kementerian untuk koordinasi pelaksanaan program 2025,” kata Bowo.

Lebih lanjut Bowo menambahkan bahwa kondisi seperti ini bukan hanya terjadi karena ketidakhadiran pejabat, namun juga karena pentingnya koordinasi di tingkat pusat yang bersamaan dengan persiapan anggaran daerah.

Baca Juga :   Banyak Anggaran OPD Lambat Terealisasi Imbas Sistem yang Bermasalah

“Karna betapa padatnya jadwal yang harus dipenuhi oleh para pejabat di tengah perencanaan anggaran yang mendesak,” tegasnya.

Sementara, kata dia, tidak semua masalah administrasi dapat diwakilkan oleh pejabat lain, sehingga kehadiran langsung sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran proses ini. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru