Gelar Rapat Kerja Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi D DPRD Kutim Minta Semua Program Bisa Terealisasi

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi D DPRD Kutim, Mulyana (dok: kaltimterkini)

Anggota Komisi D DPRD Kutim, Mulyana (dok: kaltimterkini)

Loading

KUTAI TIMUR – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Kamis (7/11/2024).

Mulyana, Anggota Komisi D, memaparkan agenda tersebut merupakan upaya dewan untuk memastikan program pemerintah bisa terlaksana dengan baik.

“Tadi ada beberapa poin yang disampaikan kepala dinas terkait program unggulan Disdikbud, intinya kami Komisi D meminta agar program yang dipaparkan itu betul-betul bisa dilaksanakan,” kata Mulyana, saat ditemui usai rapat.

Baca Juga :   Tak Ada Sanksi Pidana bagi Pelanggar, Dinilai Yan Sebagai Kelemahan Raperda Tibum yang Baru

Saat ditanyai tentang aspirasi masyarakat dari dapilnya yang menyangkut masalah pendidikan, Politisi Amanat Nasional ini secara tegas menjawan belum ada.

“Kalau untuk saat ini belum ada, kami kan resesnya juga belum, Insya Allah bulan ini. Dan segera kita kumpulkan aspirasi masyarakat,” jelasnya.

“Pastilah ada aspirasi masyarakat, tapi untuk detailnya nanti lah pada saat reses,” tambahnya.

Baca Juga :   Legislator Yusuf T Silambi: Kualitas Pendikan yang Baik Modal Penting bagi Kemajuan Daerah

Untuk diketahui, terdapat 7 program unggulan yang ingin dituntaskan Disdikbud Kutai Timur.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menyebut program tersebut di antaranya, merupakan program buku dan seragam gratis, beasiswa Kutim tuntas dan stimulan, BOSDA, seragam guru, insentif guru, sarana dan prasarana, serta akreditasi sekolah.

“Insya Allah program kita ini, sebagian akan kita kerjakan di anggaran murni, sebagian akan kita tuntaskan di anggaran perubahan 2024,” jelasnya.

Baca Juga :   HIV AIDS Meingkat Abdi Firdaus Berharap Pemerintah Kutai Timur Wajib Segera Menanggulangi

Dia menerangkan, untuk di pengerjaan di anggaran murni telah diterima dan berjalan sesuai rencana.

“Nah yang di perubahan, baru 16 Oktober bergerak kita jadi sekarang sementara proses,” tandasnya.

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru