Mengenal Upaya Peningkatan Kualitas Kehidupan Lewat Orientasi BKKBN Kaltim dan PPKB Kutim

- Redaksi

Senin, 17 Juli 2023 - 02:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Dalam rangka melaporkan new siga dan memutakhirkan pendataan keluarga, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kutim berkoordinasi dan melaksanakan kegiatan orientasi peningkatan Kapasitas Lini Lapangan (KLL) digelar di Meeting Room Hotel Lumbu, Senin (17/7/2023).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala PPKB Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian dan juga disaksikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Dr Sunarto serta undangan yang dihadiri oleh 43 orang PKB/PLKB.

Baca Juga :   Sekolah Rakyat di Kutai Timur Fokus pada Keluarga Kurang Mampu dengan Dukungan Terstandarisasi

Dalam kesempatan Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Dr Sunarto mengatakan Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan dan ajakan bagi para tamu undangan untuk lebih bertanggung jawab dan menjalankan tugas mereka dengan integritas dan sikap yang lebih positif dan berpikiran maju.

“Semua orang harus berjuang di lapangan, bekerja sama dan berkoordinasi untuk melaksanakan kegiatan dan menguasai aplikasi. Ini bukanlah sebuah hambatan, melainkan sebuah tantangan!,” tegasnya.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Siapkan Ambulans Bergiliran untuk Puskesmas, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan

Berbicara tentang stunting, Dr. Sunarto menyebutkan 4 kunci untuk mengurangi stunting
pertama, apakah desa memiliki anggaran untuk pencegahan stunting; kedua, apakah Program Keluarga Harapan (PKH) tepat untuk menyasar keluarga yang berisiko mengalami stunting secara khusus; ketiga, apakah gizi anak-anak yang terkena dampak stunting terpenuhi; ketiga, apakah Kementerian Kesehatan mendanai pelatihan memasak sebesar R300 juta; dan keempat, apakah anak-anak stunting mendapatkan orang tua/ibu asuh yang menjadi enumerator.

Baca Juga :   Drainase dan Pengendalian Banjir Masuk Agenda Prioritas PU Kutim

“Dengan kata lain, keempat hal ini menjadi dasar dari program untuk mengurangi stunting,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru