Mulyono : Tidak Ada Kewajiban Wali Murid untuk Membeli Perlengkapan di Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 10 Juni 2023 - 17:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Menjelang tiba masa masuk sekolah dalam tahun ajaran baru 2023/2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan tegas menyatakan bahwa Wali Murid tidak memiliki kewajiban untuk membeli perlengkapan di Sekolah.

“Bicara tentang seragam, tidak perlu membeli semuanya. Yang perlu dibeli hanya seragam wajib, seperti baju merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP,” ungkap Mulyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim.

Baca Juga :   Strategi Dinas Kesehatan Kutim Tingkatkan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Mulyono menjelaskan bahwa hal ini perlu dipahami dengan jelas agar tidak menjadi masalah yang berlarut-larut. “Memang ada koperasi di dalam sekolah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, namun tidak ada paksaan untuk membeli di sana,” tambahnya. Mulyono menegaskan bahwa koperasi tersebut hanya menjadi fasilitas untuk menyediakan barang-barang kebutuhan sekolah dan bukan untuk berbisnis.

Baca Juga :   Dispusip Kutim Menggelar Lomba Bertutur, Menyemarakkan Dunia Literasi di Kabupaten Kutai Timur

Mulyono menambahkan, “Jangan sampai ada kesan bahwa pihak sekolah melakukan bisnis melalui koperasi. Jika ada yang ingin membeli, silakan, tetapi jika tidak, itu bukan masalah.

” Tujuan pemerintah daerah adalah untuk memberikan kemudahan bagi para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Dalam hal ini, kami berharap agar masyarakat dapat memahami dan menghormati kebijakan ini. Keputusan ini diambil untuk menjaga kualitas pendidikan tetapi tetap memperhatikan beban ekonomi orang tua. Kami berharap kerjasama dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang dan bermanfaat bagi seluruh siswa di Kabupaten Kutai Timur. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru