![]()
Kutai Timur – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumeah, menjelaskan bahwa proses administrasi kependudukan bagi warga yang tinggal di wilayah perbatasan Kutim–Bontang, khususnya Kampung Sidrap, tetap berjalan sesuai aturan. Ia memastikan bahwa perpindahan data kependudukan tidak dapat dilakukan secara fiktif dan harus berdasarkan domisili nyata.
Dalam penjelasannya, Jumeah menyebut jumlah warga Sidrap yang sudah ber-KTP Kutim cukup besar. “Saat ini yang punya KTP Kutim di Kampung Sidrap itu ada sekitar 1.500–2.000-an. Banyak kok,” ujarnya. Menurutnya, Disdukcapil Kutim juga tetap melayani warga yang sebelumnya ber-KTP Bontang namun kini berdomisili di wilayah Kutim. “Karena tujuannya kami itu, misalnya orang Bontang minta bikinkan KTP di Kutim, bisa. Yang penting dia melapor,” katanya.
Ia menambahkan bahwa terdapat sekitar 3.000 warga di Sidrap yang masih berstatus penduduk Kota Bontang. Namun demikian, proses perpindahan hanya bisa dilakukan atas permohonan langsung warga. “Begitu juga misalnya orang di Sidrap ada 3.000 yang berkategori Bontang. Kalau dia memohon ke Bontang, ‘Saya mau pindah,’ bisa dipindahkan. Tapi kan nggak boleh kami fiktif. Orang nggak tahu-tahu dia langsung dipindahkan. Ya kena sanksi lah, itu namanya fiktif,” tegasnya.
Lebih jauh, Jumeah menekankan bahwa pelayanan kependudukan bersifat terbuka bagi siapa pun, selama memenuhi syarat. “Ini sebenarnya Capil itu, orang mau bikin KTP dibuatkan, KK dibuatkan. Kalau orang mau pindah kan dilayani siapa pun orangnya. Mau bikin KTP dibuatkan, mau pindah dibuatkan,” pungkasnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa prosesnya tidak boleh melanggar ketentuan domisili. “Syaratnya, orang yang mau bikin KTP di sini kalau dia orang asli Bontang, dia harus pindah dulu dong. Baru kami dibuatkan dasarnya pindah itu dibuatkan ke KK, KTP,” jelasnya.
Dengan penegasan ini, Jumeah berharap masyarakat memahami pentingnya ketertiban administrasi agar data kependudukan tetap akurat dan pelayanan publik berjalan optimal. (ADV)

















