Wakil Ketua DPRD Kutim Minta Penertiban Parkir Liar di Kota Sangatta

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Parkir liar di bahu jalan Kota Sangatta semakin meresahkan. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kutai Timur, Arfan, meminta dinas terkait untuk segera melakukan penertiban. Arfan menekankan bahwa bahu jalan seharusnya difungsikan untuk pejalan kaki, bukan untuk parkir kendaraan.

“Satpol PP harus menjalankan tugasnya untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda),” ujar Arfan.

Arfan mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya parkir liar yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. Ia mendesak Satpol PP dan dinas terkait lainnya untuk mengambil tindakan tegas demi menciptakan ketertiban dan keamanan di Kota Sangatta.

Baca Juga :   Begini Komentar Legislator David Rante Terkait Penerimaan CPNS di Kutim

Di beberapa halaman toko atau warung makan, yang ada di Sangatta khususnya terkadang ada tukang parkirnya. Sehingga disinyalir membuat masyarakat malas untuk mampir berbelanja, meski tidak semua seperti itu namun sering kali parkir memang menjadi permasalahan tersendiri.

Di kota besar hingga daerah seperti Kutai Timur memang parkir ini menjadi hal yang cukup menyita perhatian. Betapa tidak orang baru saja parkir sudah di tagih. atau hanya sekedar mampir di ATM sudah di tagih parkir. Parahnya lagi terkadang ada pasangan suami istri, mampir ke ATM, istri masuk ATM suami di atas motor, tetap di tagih oleh tukang parkir.

Baca Juga :   Asty Masar Beri Pesan Pada KKLR Saat Pelantikan Untuk Jaga Kekompakan, Persaudaraan Dan Silaturahmi

Hal ini terkadang membuat pengguna fasilitas umum menjadi gerah. Toko yang ada parkirnya terkadang juga protes, mengapa tiba-tiba ada tukang parkir di depan toko mereka padahal mereka sebenarnya tidak ingin ada tukang parkir, kalau memang ada, itu berdasarkan kesepakatan bersama atau memang toko itu sendiri yang menyediakan dengan skema yang ditentukan pemilik toko. Dan tentu saja harapannya tidak merugikan customer yang berkunjung.

Baca Juga :   Novel Tyty Pemboanan minta Beasiswa Harus Terintegrasi Satu Pintu

Sementara di warung makan, pasrah saja karena pemilik warung makan pinggir jalan cenderung pasrah saja dengan adanya tukang parkir di area dekat warung mereka.

Dan ini menjadi Tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk sesegera mungkin menertibkan.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru