Wakil Ketua DPRD Kutim Khawatirkan Potensi SILPA pada APBD 2024

- Redaksi

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Arfan, mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Kekhawatiran ini muncul mengingat sudah mendekati pertengahan tahun, namun progres pelaksanaan pembangunan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, sehingga serapan anggaran masih rendah.

“Saya khawatir akan kembali adanya SILPA pada APBD tahun 2024. Hingga kini, progres pelaksanaan pembangunan belum berjalan optimal, dan serapan anggaran masih kecil,” ujar Arfan.

Baca Juga :   Upaya Mencegah HIV/AIDS di Kutim, DPRD Buat Pansus Raperda Penanggulangan

Arfan berharap pemerintah Kabupaten Kutai Timur dapat bergerak lebih cepat dalam melaksanakan program-program pembangunan yang telah direncanakan untuk tahun ini. Menurutnya, percepatan pelaksanaan program sangat penting untuk menghindari terjadinya SILPA yang tidak diinginkan.

“Pemkab Kutai Timur harus lebih cepat bergerak dalam pelaksanaan program pembangunan tahun ini. Dengan begitu, kita bisa memaksimalkan penggunaan anggaran dan mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan,” tambah Arfan.

Baca Juga :   RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Dengan upaya yang lebih intensif dan terkoordinasi, Arfan optimis bahwa Kabupaten Kutai Timur dapat mengatasi kendala serapan anggaran dan memastikan bahwa seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Pengawasan yang dilakukan terus ditingkatkan supaya bisa tercapai sesuai target. DPRD Kutai Timur meyakini pemerintah terus berupaya untuk melaksanakan program-program kerja yang telah direncanakan disemua dinas yang ada di Pemkab Kutai Timur.

Baca Juga :   Anggota DPRD Fitriyani, Pemerintah Harus Peka Terhadap Kebutuhan Pendidikan di Kutai Timur

Tinggal bagaimana caranya program kerja tersebut lekas di laksanakan guna terwujudnya pembangunan di segala sektor. Agar Silpa bisa terhindarkan minimal tidak terlalu banyak.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru