Kerap Terjadi Kecurangan, Anggota DPRD Kaltim Minta Sistem Zonasi Sekolah Dievaluasi

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menilai sistem zonasi sekolah yang bertujuan untuk pemerataan pendidikan justru diwarnai dengan praktik kecurangan di lapangan.

Usai menggelar reses di Kecamatan Samarinda Seberang, Adi mengungkapkan banyaknya keluhan dari masyarakat terkait praktik manipulasi domisili yang dilakukan oleh beberapa pihak untuk memasukkan anak ke sekolah favorit.

Baca Juga :   Asisten III Sudirman Latief Sampaikan Komitmen Pemkab Kutim Kelola Pemerintahan yang Transparan

“Tujuan zonasi sekolah memang baik, tapi kenyataannya banyak yang menyalahgunakan sistem ini, seperti mengubah alamat untuk bisa masuk ke sekolah favorit,” ujar Adi, beberapa waktu lalu.

Praktik ini, menurutnya, terjadi karena adanya ketimpangan antara sekolah favorit dan non-favorit, sehingga orang tua berusaha memanipulasi data agar anak mereka dapat diterima di sekolah yang lebih unggul.

Baca Juga :   Basuki Isnawan: Gedung KNPI Kutai Timur Akan Dibenahi untuk Wadah Kegiatan Pemuda

“Ini yang jadi masalah, ada anak yang seharusnya dekat dengan sekolah tertentu, tapi malah tidak bisa masuk. Pemerintah perlu mencari solusi agar semua sekolah bisa terakses dengan adil,” terangnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Adi mengungkapkan rencana untuk berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak terkait lainnya, serta mendorong evaluasi sistem zonasi agar lebih efektif dan transparan ke depannya.

Baca Juga :   DPRD Kaltim Maksimalkan Kinerja dengan Pembentukan Empat Pansus Strategis

“Kami akan segera membahas masalah ini dengan stakeholder terkait, termasuk Dinas Pendidikan, untuk mencari jalan keluar terbaik,” tutupnya. (adv)

 

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru