Leni Anggriani Prihatin dengan Krisis Air Bersih di Kalangan Buruh PT Duta Samba

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, Leni Anggriani, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat, khususnya para buruh yang bekerja di PT Duta Samba, yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam kunjungannya, Leni menemukan bahwa masyarakat setempat harus mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Jika tidak ada hujan, mereka terpaksa mengorek tanah untuk mendapatkan air.

“Masyarakat mengandalkan air hujan untuk pemenuhan sehari-harinya. Jika tak hujan, mereka akan mengorek tanah untuk mendapatkan air,” ujar Leni dengan nada prihatin. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar akan air bersih belum terpenuhi, bahkan mereka terpaksa mengonsumsi air yang tercemar.

Baca Juga :   Komitmen Abadi Firdaus untuk Pendidikan di Kampung Melawan

Leni Anggriani menegaskan pentingnya perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. “Saya meminta perusahaan untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, sebab masyarakat mengonsumsi air yang tercemar,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan harus mencakup penyediaan air bersih untuk karyawan dan masyarakat sekitarnya.

Selain itu, Leni juga mengupayakan koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk mencari solusi jangka panjang. “Dirinya pun berupaya berkoordinasi dengan PDAM untuk penyaluran dan pendistribusian air bersih untuk masyarakat,” tambah Leni. Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan akses air bersih yang layak bagi masyarakat di sekitar PT Duta Samba.

Baca Juga :   Yan: Tidak Perlu Perda Baru Soal Perindustrial, UU yang Ada Sudah Komprehensif

Keprihatinan Leni Anggriani mencerminkan komitmen DPRD Kutai Timur dalam memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat, terutama dalam hal akses terhadap air bersih. Dengan adanya koordinasi yang baik antara perusahaan, PDAM, dan pemerintah daerah, diharapkan masalah krisis air bersih ini dapat segera diatasi demi kesejahteraan masyarakat dan buruh di Kutai Timur.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru