Ardiansyah: Inflasi Bulanan di Daerah Masih Terkendali

- Redaksi

Jumat, 2 Desember 2022 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Bupati Kabupaten Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan inflasi bulanan di daerah masih bisa dikendalikan. Menurut data Disperindag, ketahanan pangan dan bahan pangan lainnya masih dalam batas aman dalam beberapa bulan ke depan.

Hal ini berdasarkan dari data dan laporan yang disampaikan Disperindag Kabupaten Kutim kepada bupati sebagai ketua Tim pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten.

“Data dari Disperindag, persoalan ketahanan pangan dan lainnya yang menjadi pemicu inflasi di Kutim masih dalam batas aman. Kecuali satu komoditi saja yakni cabe merah,” ujar Ardiansyah Sulaiman usai mengikuti Rapat video conference, Senin (28/11/2022)

Baca Juga :   Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir

Dalam rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi di Daerah dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diikuti juga oleh kepala daerah seluruh Indonesia, Bupati Ardiansyah Sulaiman menggarisbawahi jika stok minyak goreng belum bisa diungkap datanya disebabkan ada kesalahan data.

Sementara untuk yang lain masih cukup bagus, termasuk harga telur masih stabil, daging bahkan masih bisa dikoordinasikan daerah lain.

Sementara terkait rapat pengendalian inflasi bersama Mendagri, ia menyampaikan beberapa daerah di Kaltim tak termasuk dalam inflasi tertinggi juga bukan yang terendah, berdasarkan informasi dari Kemendagri.

Baca Juga :   Awang Amir: Penyaluran Bansos di Kutim Berasnya Berasal Dari Panen Petani Lokal

“Untuk Kutim, Alhamdulillah bukan yang termasuk yang dibicarakan dalam rapat itu,” kata Ardiansyah didampingi Kejari Kutim Henriyadi, Kadistanak Dyah Ratnaningrum, Kadiskop Darsafani, Kepala Bappeda Noviari, Kadis PU M Muhir dan didampingi perwakilan beberapa OPD terkait.

Dirinya menyampaikan saat ini masih menitikberatkan kepada Dinas Ketahanan Pangan karena merupakan penanggung jawabnya. Bupati kemudian memerintahkan Distanak berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk mengintervensi program-program ke masyarakat.

Baca Juga :   Nelayan di Kutim Terima Bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan

“Misalnya, karena inflasi di komoditi cabai tinggi. Bagaimana mengajak masyarakat untuk menanam cabai dan sayur. Karena barang itu sangat murah saja, harganya pun cuman puluhan ribu namun dibutuhkan setiap hari oleh masyarakat. Coba ajak masyarakat untuk menanam cabai di pekarangan,” saran bupati.

“Penanganan inflasi di daerah baru didapatkan instruksinya pada bulan Oktober. Jika kita mulai mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maka hasilnya (dari menanam cabai) baru bisa dirasakan pada bulan Januari tahun depan,” jelas Ardiansyah Sulaiman.(adv

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!