145 operator Dapodik Mengikuti Bimtek

- Redaksi

Rabu, 16 November 2022 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – 145 Operator Dari 18 Kecamatan Kutim Mengikuti Bimtek Pengelolaan Dapodik Versi 2023 – Sebanyak 145 operator Dapodik satuan pendidikan yang berasal dari 18 Kecamatan mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) versi 2023 tahun pelajaran 2022-2023.

Pelatihan ini adalah kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Disdik Kutim)  yang digelar di salah satu hotel di Sangatta ini di buka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Kutim Irma Yuwinda.

Baca Juga :   Diskominfo Kutim Susun Masterplan 2022-2027

Sebelum membuka, Irma mengatakan, setiap aplikasi yang secara terus menerus digunakan akan selalu mengalami perubahan yang disebabkan adanya peningkatan kualitas serta perubahan yang menyesuaikan kebutuhan dan mengidealkan fungsi sistem tersebut.

“Tidak terkecuali sistem Dapodik yang akan lebih ditingkatkan. Sehingga harapannya para operator ini (Dapodik) mampu berperan lebih optimal dan efisien dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya mengawali sambutan.

Baca Juga :   dr. Bahrani; Kasus DBD di Kutim Masih Stabil

Kemudian, melihat peran serta tugas yang diemban para operator Dapodik ini sangat penting, sebagai salah satu bentuk dukungan dan apresiasi, pihaknya juga memberikan reward (hadiah) ke masing-masing operator.

“Karena kita tahu mereka (operator) merupakan ujung tombak Kabupaten dalam bidang pendidikan, karena data yang mereka input merupakan menjadi salah satu pijakan kami (Disdik) dalam mengambil kebijakan yang akan dikeluarkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Wujudkan Komitmen, Bupati Kutim Bangun Infrastruktur Jalan

Irma berharap para operator di masing-masing satuan pendidikan ini mampu bekerja dengan jujur terutama dalam menginput berbagai macam data yang diperlukan.

“Kerja operator ini menjadi acuan dasar dalam pengambilan keputusan yang di gunakan. Salah satunya untuk memunculkan sumber pembiayaan yang bersumber dari APBN. Contohnya DAK fisik, yang acuanya cuma satu yaitu Dapodik,” Tutupnya.(Adv)

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!