Sekolah Diberi Tanggung Jawab Utama dalam Pengelolaan Beasiswa di Kutai Timur

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai timur – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono, menegaskan pentingnya peran sekolah dalam pengecekan beasiswa agar tidak terjadi duplikasi penerimaan. Menurutnya, pihak sekolah adalah satu-satunya entitas yang memiliki data lengkap mengenai siswa yang berhak menerima beasiswa. “Untuk pengecekan beasiswa agar tidak ada duplikasi, yang melakukan adalah pihak sekolah, karena data seluruhnya pihak sekolah yang tahu,” ujarnya.

Baca Juga :   Jelang World Tourism Day, Dispar Kutim Siapkan 3 tempat ini!

Mulyono menjelaskan bahwa sekolah lebih mengetahui kebutuhan dan keadaan siswa karena koordinasi terkait beasiswa dari perusahaan langsung dilakukan dengan mereka. “Iya kan, kalau yang sekolah lebih tahu karena perusahaan mereka koordinasinya langsung ke sekolah,” tambahnya. Namun, ia juga menekankan bahwa beasiswa dari perusahaan lebih banyak dialokasikan untuk tingkat SMA.

Ia menyatakan bahwa sudah ada arahan kepada sekolah untuk tidak memberikan beasiswa ganda. “Ya, tetapi saya kira sekolah sudah kita arahkan bahwa tidak boleh. Artinya, harusnya kalau misalnya contoh di KPC punya ada jatah 20 orang, jadi pihak sekolah yang harus menilai,” jelas Mulyono.

Baca Juga :   Dinas Kesehatan Kutim Fokus pada Pencegahan Stunting Sejak Dini

Mulyono juga mengajak media untuk berperan aktif dalam pengawasan program beasiswa ini. “Kalau misalnya teman-teman media ada yang menemukan ada yang double, silakan laporkan saya, biar saya laporkan ke pihak sekolah,” katanya.

Dengan penekanan pada kolaborasi antara pihak sekolah dan perusahaan, Mulyono berharap dapat memaksimalkan pemberian beasiswa yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi siswa. Melalui langkah ini, Disdikbud Kutim berkomitmen untuk memastikan bahwa semua siswa mendapatkan kesempatan yang adil dalam mengakses pendidikan, tanpa adanya kesulitan akibat duplikasi beasiswa. (Adv)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru