Kabid Inovasi dan Teknologi Kutim Membuka Kegiatan Pendahuluan Roadmap SIDA

- Redaksi

Selasa, 30 Mei 2023 - 07:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Kabid Inovasi dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dr Wenadianto membuka secara resmi acara Laporan Pendahuluan Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDA). Kegiatan ini digelar oleh BRIDA Kabupaten Kutim, di Ruangan Arau, Kantor Bupati Kutim, Selasa (30/5/2023).

Dalam sambutannya, dr.Wenadianto mengatakan bahwa ada beberapa bidang yang akan diprioritaskan untuk mendapatkan inovasi pelayanan yang sesuai dengan visi dan misi Bupati Kutim, khususnya di sektor pertanian.

Baca Juga :   DPMDes Kutim Tegaskan Semua Bantuan RT Dicatat Sebagai Aset Desa

“Ekonomi di bidang pertanian akan kita fokuskan di tiga sektor yaitu, komoditi kakao, pisang dan sawah,” jelas Wenadianto.

Dalam hal ini, Wenadianto menyampaikan perlunya perhatian yang lebih dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berkaitan dengan sistem penunjang sektor pertanian, mulai dari sistem pemasaran, perizinan, transportasi dan perdagangannya.

“Kami coba support supaya produk kita menjadi produk unggulan dan memperoleh sertifikat merek,”ucapnya.

Baca Juga :   Dinsos Kutim Jalin Komunikasi Dengan Orang Tua Penjual Es Lilin Cilik Demi Upayakan Sang Anak Kembali Bersekolah

Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi faktor penghambat belum terealisasinya sertifikat merek untuk padi Kutim, salah satunya adalah kurangnya sosialisasi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Maka, berdasarkan hal itu, perlunya bimbingan-bimbingan pelatihan teknologi untuk para petani.

Berdasarkan tujuan kegiatannya, kegiatan Laporan Pendahuluan Roadmap SIDA adalah untuk mengidentifikasikan permasalahan-permasalahan dan menemukan solusi-solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Tegaskan Penolakan Terhadap Usulan Perubahan Batas Wilayah Bontang

“Semoga kedepannya, dengan adanya Sistem Inovasi ini bisa menyejahterakan petani, memaksimalkan pendapatan mereka dan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan terutama di daerah perdesaan,” tutupnya. (adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru