Minim Nakes di Kutai Timur, Legislator Julfansyah Sebut RSUD Pratama Muara Bengkal Hanya Punya Satu Dokter

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator Kutim, Julfansyah (dok: kaltimterkini)

Legislator Kutim, Julfansyah (dok: kaltimterkini)

Loading

KUTAI TIMUR – Tenaga kesehatan (Nakes) merupakan subjek yang vital dalam satu daerah. Sayangnya Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih kekurangan banyak nakes.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan, Ketua Komisi D DPRD Kutim, Julfansyah. Ia menyampaikan keprihatinannya terkait minimnya nakes, khusunya dokter spesialis di wilayah Kabupaten Kutai Timur.

“Di Muara Bengkal cuma ada satu orang dokter umum, dokter spesialis tidak ada. Ini sangat menyayat hati, khususnya di Kutai Timur yang merupakan daerah terbesar,” terangnya, kepada awak media belum lama ini.

Baca Juga :   Disdikbud Kutim Fokus Penuhi 7 Program Unggulan Pendidikan di Tahun Terakhir Masa Jabatan Bupati dan Wabup

Ia mengatakan, masalah ini selalu berakhir pada kualitas layanan yang diterima masyarakat setempat.

Kekurangan tenaga medis, terutama dokter spesialis, menjadi masalah tersendiri yang berpotensi menghambat proses penanganan medis pasien serta mengurangi kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.

Keberadaan dokter spesialis di daerah, menurutnya, sangat penting untuk memberikan diagnosis yang akurat dan perawatan yang sesuai bagi pasien. Tanpa dukungan tenaga medis yang memadai, risiko kesehatan masyarakat akan meningkat.

Baca Juga :   Prioritas Perbaikan Pelayanan Kesehatan di RSUD AWS Samarinda Didorong Legislatif

Legislator Kutim dari Fraksi Partai Golkar ini, mendorong Dinas Kesehatan untuk menempuh tindakan optimal sehingga kebutuhan nakes di Kutim segera teratasi.

“Karena masyarakat mengeluhkan kekurangan dokter di RSUD ini,” ujar Julfansyah.

Dia menekankan, pembenahan layanan kesehatan sudah seharusnya menjadi hal pokok dalam sebuah daerah. Sebab masyarakat juga berhak memperoleh hak mereka dengan layak. (Adv/res)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat
Sangatta Fiesta Gelar Konferensi Pers Kutim Culinary Fest 2025, Hadirkan Dewa 19 dan Ratusan UMKM
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pentingnya Isbat Nikah untuk Tertib Adminduk di Teluk Pandan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru