Evaluasi Pendidikan Pasca UN Dihapus, Salehuddin: Pentingnya Alat Ukur yang Objektif dan Berkualitas

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 00:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menyoroti perlunya sistem evaluasi pendidikan yang terukur dan relevan setelah penghapusan Ujian Nasional (UN) sejak 2021.

Dia menekankan bahwa meski UN telah ditiadakan, bukan berarti evaluasi pendidikan menjadi tidak penting.

“Tanpa UN, kita tetap membutuhkan metode evaluasi yang objektif untuk menjamin kelulusan siswa secara berkualitas,” ujar Salehuddin.

Baca Juga :   Fuad Fakhruddin Desak Tertibkan Penjual BBM Eceran di Samarinda

Legislator Golkar itu menilai UN selama ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga alat esensial untuk menilai keberhasilan kurikulum dan metode pengajaran.

Oleh karena itu, diperlukan parameter lain yang mampu mengukur kompetensi siswa secara holistik.

Sebagai solusi, Salehuddin mendukung pengembangan alternatif evaluasi seperti ujian kompetensi atau survei karakter.

Pendekatan ini, menurutnya, dapat memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai pencapaian siswa dan keberhasilan sistem pendidikan.

Baca Juga :   Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Beri Arahan Kepada UMKM Di Kutai Timur Saat Buka Acara Bazar

“Evaluasi ini penting untuk melihat apakah metode dan kurikulum yang diterapkan sudah efektif atau perlu diperbaiki. Dengan begitu, proses pembelajaran tetap berjalan sesuai standar kualitas yang diharapkan,” jelasnya.

Salehuddin optimis bahwa penguatan evaluasi pasca-UN dapat menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas pendidikan, baik di Kaltim maupun secara nasional.

Dia berharap sistem pendidikan di Indonesia terus berkembang, sehingga siswa mendapatkan pendidikan yang layak dan memenuhi ekspektasi masyarakat. (adv)

Berita Terkait

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik
Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026
Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru