Kuota Internet Sekolah Dikaji Ulang, Ronny Bonar Ada Aturan Baru Mulai Tahun 2025

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Kutai Timur, Ronny Bonar, menjelaskan mengenai kouta internet di sekolah, dimana ada beberapa sekolah yang merasa kurang dengan kouta yang sudah disediakan untuk sekolah di Kabupaten Kutai Timur.

“ada beberapa sekolah yang merasa itu kurang, dari sebelumnya itu sekitar 500 ya, “ katanya

Ronny juga menjelaskan mengenai kebijakan di tahun 2024, dimana sekolah menerima kuota sekitar awal 40 GB dengan kecepatan yang sudah di tentukan yaitu 100-200 MBPS, namun ketika kuota masih ada sampai dengan bulan berikutnya, sekolah masih dapat melanjutkan penggunaan internet namun kecepatan juga turun menjadi 40 MBPS.

Baca Juga :   Legislator Yusri Yusuf Nilai Semua Sektor di Kutim Berpotensi Besar, Soroti Kontraktor Banyak dari Orang Luar

“tidak hangus maksudnya, Cuma kecepatannya tidak seperti normal, jadi gini saya jelaskan dulu jadi gini di internet itu ada kecepatan ada kouta, kalau kecepatan bahasanya MBPS, tapi kalau Kuota itu seperti 1 gb, 1 tera, kalau kebijakan sebelumnya kan kita isi 40 Gb yang 2024 kecepatnnya 100-200 MBPS, jika 40 Gb ini sampai dengan tangga 31 Januari masih utuh, masih sisa maka di Februari masih bisa di gunakan, jadi dia bergeser tidak hangus, tapi kecepatannya tidak 100-200 lagi hanya 40 MBPS” jelas Ronny.

Baca Juga :   Bagian Kerjasama Pemkab Kutim Komitmen Fasilitasi Kerjasama yang Sejalan RPJMD

Kadis Kominfo Kutim juga menjelaskan bahwa di tahun 2025, aturan diubah. Jika tiap sekolah mendapatkan kuota yang sudah di tentukan namun habis atau masih ada kouta sebelum akhir bulan, kecepatan langsung turun drastis menjadi 1 Mbps dan sisa kuota tidak lagi dapat digabung ke bulan berikutnya.

“untuk kebijakan yang sekarang tahun 2025, dirubah bahwa dalam jangka waktu sekian habis tidak habis, dalam waktu 1 bulan maka akan hangus, makanya untuk di awal tetap kita buat management kouta, kita atur mana untuk administrasi, laporan dan sebagainya, mana untuk pembelajaran serta hiburan dan lain-lain, makanya nanti saya minta tolong sama Tim IKS atau provider untuk dibantu dalam mengatur managementnya” tegas Ronny. (ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA