![]()
Kutai Timur – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memperluas program pembinaan bagi generasi muda, tidak hanya fokus pada olahraga, tetapi juga pada pengembangan kreativitas di bidang kerajinan tangan. Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim yang selama ini aktif mengembangkan produk-produk lokal.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara bersamaan, kegiatan kerajinan dengan event olahraga merupakan strategi pemerintah untuk menghadirkan ragam aktivitas positif bagi remaja. Basuki menilai minat dan bakat setiap anak berbeda, sehingga pemerintah wajib menyediakan wadah pengembangan diri yang lebih luas.
“Anak-anak kita ada yang suka olahraga, ada juga yang berbakat di bidang kerajinan. Kita ingin keduanya mendapat ruang sehingga mereka tetap aktif dan produktif,” ujarnya
Basuki mengatakan melalui kerja sama ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan. Mereka diarahkan membuat karya yang memiliki nilai desain sekaligus nilai ekonomis, sehingga kerajinan lokal bisa terus berkembang.
Kepala Kadispora juga menyatakan jika Dekranasda Kutim, yang dipimpin langsung oleh Ibu Bupati Kutai Timur, telah menjadi mitra penting dalam memajukan kerajinan di Kabupaten Kutai Timur.
“Dengan adanya sinergi ini, diharapkan karya kreatif generasi muda Kutim dapat muncul lebih banyak dan memiliki ciri khas daerah, “ kata Basuki
Dispora juga tengah menyiapkan rangkaian pelatihan, workshop, hingga pameran sebagai upaya memperkuat ekosistem kerajinan lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda.
“Harapan kami, mereka yang sudah kami bina nantinya dapat berkolaborasi lebih jauh dengan Dekranasda dan ikut memperkaya kerajinan khas Kutai Timur,” jelas Basuki Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur

















