![]()
Kutai Timur – Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kutai Timur Ade Achmad Yulkafilah, menyampaikan tanggapan pemerintah daerah atas pandangan fraksi terhadap Nota keuangan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, dalam Rapat Paripurna yang di laksanakan di Gedung DPRD Kutim, Ade mengatakan bahwa pandangan dari masing-masing fraksi merupakan masukan penting bagi pemerintah dalam menyempurnakan rancangan anggaran.
Ade mengatakan jika seluruh pandangan fraksi memberikan kontribusi yang konsultatif, dirinya juga memberikan apresiasi kepada seluruh yang telah memberikan pandangannya, baik yang bersifat kritik ataupun mendukung. Ade menegaskan jika pemerintah daerah berkomitmen dalam menjaga transparansi dan memastikan bahwa anggaran tahun 2026 dapat memenuhi kebutuhan Masyarakat Kutai Timur.
Ade juga mengatakan jika pemerintah menerima seluruh saran yang berkaitan dengan efisiensi belanja, dalam memberikan penguatan asli belanja daerah, dan peningkatan pelayanan public. Dirinya juga mengatakan masukan dari ke tujuh fraksi DPRD yaitu fraksi Golkar, PPP, PIR, Nasdem, PKS, Demokrat, Gelora Amanat Perjuangan, yamg aka menjadi dasar penting dalam menyempurnakan dokumen APBD sebelum dilanjutkan untuk tahap selanjutnya,
Ade juga berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD terus berjalan dengan baik, sehingga APBD tahun anggaran 2026 dapat memberikan peningkatan dalam mendorong Pembangunan yang lebih merata dan bermanfaat bagi kepentingan Masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

















