Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Armada Pemadam Kebakaran

- Redaksi

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Kebakaran perumahan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur akhir-akhir ini kerap terjadi dan meresahkan warga. Insiden kebakaran tersebut sering kali merambat ke rumah-rumah lain, menyebabkan kerugian material yang signifikan dan ancaman keselamatan bagi penduduk setempat.

Anggota DPRD Kutai Timur, Abdi Firdaus, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini dan menyoroti kurangnya armada atau unit-unit Pemadam Kebakaran sebagai salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran yang meluas.

Baca Juga :   Faizal Rachman Ketidakhadiran Kepala OPD dalam Rapat Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

“Kebakaran di perumahan masyarakat Kutai Timur yang sering terjadi belakangan ini sangat mengkhawatirkan. Kurangnya armada Pemadam Kebakaran merupakan faktor utama yang menyebabkan kebakaran dengan cepat merambat ke rumah-rumah lain,” ungkap Firdaus dalam keterangannya kepada media.

Firdaus menegaskan perlunya penambahan armada Pemadam Kebakaran untuk meningkatkan kemampuan respons dalam menghadapi kebakaran.

Menurutnya, dengan jumlah armada yang memadai, penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat meminimalisir dampak kerusakan dan risiko terhadap keselamatan warga.

Baca Juga :   Peringati Hari Guru, Ketua DPRD Kutim Jimmi Singgung Kualitas Tenaga Pengajar di Pelosok

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera menambah jumlah armada Pemadam Kebakaran di setiap kecamatan, sehingga kita dapat mengatasi kebakaran dengan lebih efisien dan mencegah kerugian yang lebih besar,” tambahnya.

Firdaus juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran, serta segera melaporkan jika terjadi insiden kebakaran sekecil apapun kepada pihak berwenang.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA