Kajan Lahang Minta Pemerintah Review Program Beasiswa SD dan SMP

- Redaksi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Kajan Lahang, meminta pemerintah kabupaten untuk meninjau kembali program beasiswa yang diberikan kepada siswa-siswi jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, meskipun pendidikan sudah digratiskan, beasiswa masih diberikan, yang berpotensi disalahgunakan.

“Kan sudah pendidikan gratis, masa dikasih beasiswa lagi. Jangan sampai uang itu mereka manfaatkan untuk beli pulsa main game. Mohon di-review kembali,” ujar Kajan Lahang dalam pernyataannya.

Baca Juga :   Anggota Legislatif Kutim Yan Ajak Mengembangkan Perspektif Baru Bagi Anak Muda Dengan Jiwa Patriotisme Di Hari Pahlawan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur tahun ini telah menaikkan kuota dan besaran beasiswa untuk siswa SD dan SMP. Siswa SD menerima beasiswa sebesar Rp 1 juta, sedangkan siswa SMP menerima Rp 1,5 juta.

Meskipun begitu, Kajan Lahang menegaskan bahwa pendapatnya ini hanya sebatas saran dan masukan. Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut agar dana beasiswa dapat dimanfaatkan lebih optimal sesuai dengan kebutuhan pendidikan siswa.

Baca Juga :   Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Armada Pemadam Kebakaran

Menurutnya masih banyak hal lain yang lebih urgensi dalam dunia pendidikan, terutama fasilitas sarana dan prasana pendukung seperti ruang kelas, perpustakaan yang memadai, peralatan komputer khususnya di wilayah pelosok-pelosok Kutim yang sulit di jangkau.

Tak hanya itu masalah dunia pendidikan di Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur, tepaynya di Kota Sangata tak kala peliknya, terutama dalam penerimaan pendaftaran siswa baru yang tak diterima sekolah -sekolah negeri kare over load

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru